Author : Nisya azizah
cat : IFY saufika umari,mario
stevano,shilla zahrantiara,Gabriel stevent,Alvin sindhunata,Cakka
nuraga,sivia azizah,agni trinubuwati,Angel pieters,Dea.
twitter : @nisya_rise
assalamualaikum
Wr.Wb ( nggak jawab pahala berkurang wkwk) ini part 1nya aku post dan
untuk kelanjutan partnya aku post tergantung sibuk atau nggaknya aku y
hehe. yaudah langsung aja dipart 1nya. Maaf yg kena tag :D
>>>
'' IFYYYYYYYYYYY........awas lo yah!'' teriak seorang pemuda kepada gadis cantik berwajah tirus itu dengan berlari mengejarnya.
''Wleeekkk,,sini
kalau bisa kejar gue Mario..hahaha'' jawab gadis itu yang bernama Ify
sambilmemeletkan lidah lancipnya kepada pemuda tadi yang bernama Mario
atau akrab disapa Rio.
'' Awas lo kalau kena gue gelitikin'' Ancam Rio disela-sela larinya.
''Nggakk
kena wlekk.'' Balas Ify dengan terus berlari, mereka terus
berkejar-kejaran layaknya anak kecil padahal mereka sudah termasuk
remaja.
''Hosh...hosh..hoshh..udah yo, capek gue'' kata Ify sambil duduk dirumput taman dekat danau itu.
''Hoshh..hoshh...gue juga capek fy'' jawab Rio sambil duduk disamping Ify.
''Yo..''panggil Ify
'' Apa..'' jawab Rio menatap Ify yang juga menatapnya
''Nggak
nyanka ya,kita udah 16 tahun sahabatan. Dalam suka maupun duka kita
selalu bersama.Mudah-mudahan persahabatan kita awet ya sampai kakek
nenek'' kata Ify, Rio tersenyum
''Fy,,,gue minta kita akan terus bersama walau badai menerpa persahabatan kita,jangan sampai hancur'' Balas Rio
''Pasti yo, janji'' kata Ify sambil menaikan jari kelingkingnya
''Janji'' jawab Rio dengan menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Ify (maksud nggak)
''Makasih ya yo'' ucap Ify tulus
''Iya..eh liat ada pelangi'' kata Rio
''Waw,indah banget ya yo'' balas Ify
''Iya, naik sampan yuk fy'' ajak Rio
''yukk'' jawab Ify senang
Merekapun
menaiki sampan dengan menikamati indahnya sore hari,ditemani oleh
pelangi yang menambah indahnya suasana. TIBA-TIBA.....
byurrrrrrr....... Ify tercebur ke danau
''Rio....tolongin gue'' ucap Ify megap-megap
''Ifyyy''
teriak Rio. Tanpa banyak pikir lagi Rio langsung nyebur dan berenang
kearah Ify. Lalu diangkatnya tubuh mungil Ify dan dibawanya ketepi
danau.
'' Fy,lo nggak papa'' tanya Rio. Tapi Ify terdiam tak bersuara. Matanya terpejam.
''Fy,,jangan
tinggalin gue dong,fyy'' ucap Rio panik sambil menepuk-nepuk pipi Ify.
Tapi Ify tetap diam,dan membuat Rio semakin panik.
''Ifyyyyy..''teriak Rio menangis dan memeluk erat tubuh Ify
''BUAHAHAHAHAA'' tawa Ify pecah tiba-tiba yang membuat Rio cengo
''hahaha...cowok kok nangis'' Ucap Ify ngeledek
''Sialan!gue dikerjain doang'' kata Rio manyun
''Idihh manyun gue nular ke elo ya, ahhaha'' ledek Ify, Rio melongos mendengarnya.
''Gak tau!'' jawab Rio sinis
''ihh ngambek deh'' goda Ify
''Gak tuh!'' balas Rio cuek
''Enggak salah kaleee, ya kan?'' ucap Ify.
Rio tersenyum,ia sudah tidak marah lagi dengan Ify. Karna hanya Ify lah yang membuatnya tidak bisa marah lama.
''Pulang yukk udah sore, mana baju basah pula'' ajak Ify
''Huh! inijuga gara-gara lo main nyebur aja'' jawab Rio
''hehe'' cengir Ify menampakkan sederet giginya yang berbehel itu.
''Udah ayo cepet pulang'' kata Rio sambil menarik tangan Ify menuju mobil.
***
''Makasih ya yo'' Ucap Ify setelah mereka sampai didepan rumah Ify
''Untuk'' jawab Rio
''Semuanya,sampai jumpa besok disekolah,daahh'' balas Ify akan keluar dari mobil Rio tapi tiba-tiba CUP..
Ify mencium pipi Rio dengan cepat. Rio melongo dengan aksi Ify barusan.
''Bye yo'' ucap Ify malu-malu lalu keluar dari mobil Rio.
''hah? i..iya fy,salam untuk tante zahra dan om Debo y?'' jawab Rio gugup. Ify membalasnya dengan senyum.
Rio pun menstater mobilnya lalu menancap pedal dan pergi.
Dear Diary,
hari
ini aku bahagia sekali,akhir-akhir ini aku dan Rio selalu berduaan,dia
selalu ada disampingku menemaniku. Aku benar-benar bersyukur mempunyai
sahabat seperti Rio. Dia baik,pergatian,lucu lagi. Diary,tadi aku
ngerjain Rio loh?dia keliatan banget tadi sampai nangis gitu,hihi lucu
deh. Terus tadi aku cium ipi Rio untuk yang pertama kalinya!astaga
akujadi malu sendiri deh inget kejadian tadi. Aku berharaop Rio akan
selalu ada buat aku dimanapun dan kapanpun. Aku sayang Rio.
-IFY-
Setelah menulis buku diarynya Ify menutup diarynya lalu tertidur dengan lelap dan pastinya ditemani mimpi indahnya.
**esoknya**
''Pagi mah,pah,kak'' Sapa Ify
''Pagi''
jawab mereka kompak, Ify lalu duduk dan memakan roti yang sudah diberi
selai coklat kesukaanya dan memakannya dengan lahap.
''Fy,lo pacarn sama Rio'' Telak Alvin yang sukses membuat Ify keselek.
''uhuk..uhuk..'' batuk Ify
''ini minum dulu'' kata Alvin menyodorkan satu gelas air putih kepada Ify, dengan cepat Ify meneguk air itu
''lega..'' kata Ify
'' Makannya kalau lagi makan jangan diajak ngobrol,keselek kan jadinya'' tegur papa Debo
''Tau tuh kak Alvin'' kesal Ify,Alvin hanya cekikikan.
Merekapun melanjutkan sarapan dengan keadaan hening.
''Pah,mah Alvin berangkat dulu ya'' pamit Alvin kepada kedua orang tuanya
'' Ify juga ya'' ucap ify sambil mencium tangan kedua orang tuanya.
Avin
dan Ify pergikesekolah diantar oleh sang sopir pribadinya.Di dalam
mobil Ify sibuk dengan novelnya,sedangkan Alvin hanya mendengarkan lagu
lewat i-phonenya.
''fy,lo belom jawab pertanyaan gue'' ucap Alvin memecah keheningan dimobil.
''Apa'' jawab Ify cuek,
''lo pacaran sama Rio?" tanya Alvin yang membuat novel yang sedang dibaca Ify tiba-tiba terjatuh.
''Kak,lo udah buat gue kaget untuk kedua kalinya y'' kesal ify sambil mengambil novelnya.
''Abisnya lo gak jwab-jawab peertanyaan gue sih'' balas Alvin
''hadeh..mau tau, atau mau tau bingittt hehe'' goda Ify
'' Pelit lo'' cibir Alvin, tak lama kemudian mereka sampai di SMA MENTARI.
''Duluan ya ka!bye'' pamit Ify langsung ngacir kekelas XI-II
''Pagi shilla'' sapa Ify ramah kepada teman sebangkunya.
'' Pagi juga fy,,'' jawabnya tersenyum
''oh ya lo udah paham rumus fizika yang ini belum,nantikan ulangan,gue belum paham nih'' sambung Shilla.
''Gue
juga belum paham,nanti sohib gue datang kesini mau ngajarin,diakan
jagonya haha'' jawab Ify bangga panjang umur!orang yang dimaksud Ify
sudah berada diambang pintu kelas
''yo!sini'' panggil Ify kepada Rio.Rio tersenyum lalu dengan gaya coolnya mengahampiri Ify
''Nah!ini
dia shill sohib gue dari orok, namanya Rio lengkapnya Mario
stevano,yo..!ini temen gue Shilla'' kata Ify memperkenalkan.
''Rio''
''Shilla''
DEGH! jantung Rio dan Shilla deg-degan saat tangan mereka berjabatan
1 detikk.....
2 detikk....
3 detik....
4 detik..
5 detik...
6 detik...
7 detik..
''Ehem!'' dehem Ify yang membuat keduanya terlonjak kaget.
''lama bener dah,jabatannya'' kata Ify dengan melirik tangan Rio dan Shilla yang masih berpegangan.
''eh.'' ucap Shilla salting, Rio hanya garuk-garuk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal.
''terus, jadi gak nih lhoe ngjarin gue '' tagih Ify
''siap bos ''jawab Rio dengan hormat
''nih rumus ini''ucap Ify menyerahkan bukunya kepada Rio .
''oh ini mah gampang ''kata Rio
''gampang di loe susah di gue ''ralat Ify
''jadi
kalo loe mau cari rumus F bla....bla...bla..''jlas Rio layaknya guru
,Shilla tak henti-hentinya memandangi wajah tampannya Rio .Sedangkan Ify
hanya mengangguk-angguk mendengar penjelasan Rio , bertanda dia paham .
''oh
gampang juga ternyata ya ''kata Ify tersenyum .Rio melirik kearah
Shilla yang juga melihatnya .mata Rio dan Shilla bertemu seperti
mencari-cari sesuatu yang ada disitu .Ify yang menyadari Rio tidak
meresponnya pun menengok kearah Rio.
'oh jadi loe lagi main mata nih ,hihi? cinta pandangan pertama nih 'pikir Ify ,tiba-tiba kepala Ify terasa amat sakit sekali
'' aww'' rintih Ify ,tapi tidak mengganggu Rio dan Shilla yang sedang asik main mata
''yo...''panggil Ify lirih sakitnya benar-benar menjadi ,Ify pun tidak tau ini kenapa.
''yo'' panggil Ify lagi ,Rio belom menjawab dia benar-benar suasana romantis .
Ify sekarang benar-benar tidak kuat ,wajahnya sudah pucat pasih , perlahan pandanganya mengabur-mengabur dan akhirnya gelap .
GUBRAKK!!!!!!!!!!
Rio dan Shilla terlonjak kaget mendengar suara itu .seperti benda jatuh ,tapi apa???
''Astaga Ify!!'' sru Rio melihat Ify yang terkapar lemas dilantai kelas.
'' Ify! ya ampun kenapa'' panik Shilla.
'' Fy, lo jangan bercanda lagi deh,lo cuma iseng kan'' Kata Rio sambil menepuk-nepuk pipi Ify .
''Ify
pingsan benerandeh yo!lihat wajahnya pucat bangett!kita bawa ke UKS
yo..''ucap Shilla.Rio langsung mnggendong tubuh Ify ke UKS dengan rasa
paniknnya.
sesampainya di UKS, Rio langsung merebahkan tubuh Ify diranjang yang sudah tersedia di UKS.
''Yo..gue ambil teh hangat dulu yah'' kata Shilla
''iay shill'' jawab Rio shilla pun keluar dari UKS untuk mengambil teh hangat untuk Ify.
sedangkan Rio duduk dikursi samping ranjang tempat Ify tergeletak.
''Fy,lo kenapa? jangan buat gue paniklagi dong,bangun Fy'' ucap Rio sambil menggenggam erat tangan Ify
''YO..'' gumam Ify lirih
''Fy lo udah sadar'' ucap Rio senang, Ify yang baru sadar itu hanya tersenyum tipis
''Fy, lo tau nggak tadi gue paniknya kaya apa liat lo pingsan gini'' curhat Rio masih dengan menggenggam tangan Ify
''lagian
lo sih yo! tadi waktu gue panggil lo malah asik main mata Shilla sampai
nggak denger kan kalau gue ngerintih kesakitan'' marah Ify
''Sorry fy, abisnya...'' jawab Rio terpotong
''apa!
abisnya gue lagi asik fy, main mata sama Shilla?yakan!'' potong Ify
dengan emosi. Rio terdiam,dia tidak bisa berkata lagi kalau Ify sudah
marah.
''Kenapa lo diem yo!'' kata Ify
''FY, lo marah sama gue ya?'' tnya Rio
''enggak'' jawab Ify singkat. Rio mencium tangan Ify
''fy, plisss jangan marah sama gue'' pinta Rio memohon
''Rio,gue
nggak marah ko sama lo,lo kan sahabat yang palinggg ganteng,kece,bau
ketek,pesek,item,cungkring,hidup pula'' jawab Ify
''Nyeh. lo muji apa nyindir fy'' balas Rio cemberut
''Gue muji ko, tapi lebih tepatnya nyindir hhehe'' kata Ify
''ihh,gemes gue sama lo'' ucap Rio menyubit pipi Ify dengan gemas.
''ehemmm'' dehem seseorang diambang pintu UKS
''shilla'' kata Ify
''maaf gue ganggu ya?nih Fy,tehnya diminum dulu,gue keluar dulu ya'' ucap Shilla akan keluar tetapi tangannya dicegah oleh Rio.
''Lo nggak ganggu ko shill,sini aja temanin gue'' ucap Rio
DEGH!!!
'Temenin gue?Rio! yang sakit gue apa lo sih' keki Ify dalam hati
**pulang sekolah***
''Ify gue duluan ya, byee''pamit Shilla lalu keluar kelas .belom lama Shilla keluar kelas Rio datang masuk kekelas Ify
''idihh tumben yo , loe jemput gue kesini ''ucap Ify dengan membereskan buku-bukunya kedalam tas .
''Shilla mana fy''kata Rio mengalihkan pertanyaan Ify .'
'jadi Rio kesini cuma mau cari Shilla 'pikir Ify
''fy !''ucap Rio mengagetkan Ify
''Eh ya '' jawab Ify
''Shilla mana ''tanya Rio lagi
''udah pulang''jawab Ify cuek lalu menyelempangkan tasnya kebahunya
''yah...''ucap Rio kecewa
''kenapa?'' tanya Ify
''hah, emm nggakk papa kok'' jawab Rio Ify tersenyum miring ,
''ya udah gue balik duluan yah ''pamit Ify
''eh,
bareng ajah yuk lagian kakak lo ada rapat OSIS,pasti pulang sore kalo
lo nunggu taksi pasti kehujanan ,gue bawa mobil kok ''ajak Rio
''ya udah deh ''balas Ify tersenyum .
Didalam mobil mereka hanya diam-diaman.Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing
''FY..'' ucap Rio memecah keheningan yang tercipta
''iya..'''jawab Ify menoleh kearah Rio yang sedang menyetir.
''Menurut lo Shilla gimana orangnya ''tanya Rio ,Ify memicingkan satu alisnya ke atas.
''Shilla ''ulang Ify
''iya'' jawab Rio tersenyum semangat
''emm...Shilla orangnya baik , cantik , ramah , pintar lagi '' balas Ify
''Dia udah punya pacar belum ya fy ''tanya Rio lagi
'' dilihat dari sifatnya sih belom , emang kenapa sih ''kini Ify yang balik tanya sama rIO
''Sepertinya ... gue ada rasa sama Shilla , fy ucap Rio yang membuat Ify kaget plus shock.
'' e..elo ..suka sama Shilla yo '' kata Ify dengan nada bergetar , dengan entengnya Rio menjawab ''iya'',
sleep!
hancur hati Ify sekarang . hatinya sakit banget saat Rio berkata
seperti itu , tanpa disadari air mata jatuh membasahi pipinya
''YO BERHENTI!!!! ''TERIAK Ify tiba-tiba
CIIT BRUSSHHHHH
Rio mengerim mendadak , akibatnya kepalanya terbentur setir mobil .dan saat itu pula hujan turun dengan lebatnya
''kenapa
cih fy ,''tanya Rio sambil mengelus-elus kepalanya yang kejedot tadi .
Tanpa menjawab pertanyaan Rio,Ify lansung keluar dari mobil Rio dan
berlari memecah derasnya hujan. Dia tidak peduli teriakan-teriakan Rio
yang memanggil namanya. Yang terpenting sekarang adalah menangis untuk
meluapkan kekecewaanya.
''RIO JAHATTTTT!!!'' teriak Ify dengan tertunduk lemas diaspal
''RIO
JAHATT!!!KAMU TEGA SAMA AKU YO!TEGA!!!KAMU JAHATT" teriak Ify sambil
menangis. yA? menangis ditengah hujan yang sangat deras sehingga
tetesan-tetesan air matanya tidak terlihat.
“Aku kecewasama kamu, Yo. Hiks.. hiks..” Gumam Ify
“ARGGHH”Erang
Ify sambil menjambak rambutnya. Dan pada saat itu pula keadaan
menjadigelap, Ify tergeletak dijalan dibawah derasnya air hujan yang
masih membasahibumi.
Sebuah mobilmewah yang melintas terpaksa berhenti karena Ify tergeletak menghalangi jalan.
“Loh kenapaberhenti, Pak?” Tanya seorang pemuda bermata sipit kepada sopirnya.
“Itu
den,ada orang pingsan dijalan” Jawab Pak sopir. Pemuda itu tanpa banyak
berfikirlagi lalu keluar menghampiri gadis yang tergeletak dijalan
tersebut. Wajahgadis tersebut tertutup oleh rambutnya yang
basah,sehingga pemuda tadimenyingkap rambut gadis itu,untuk melihat
wajahnya.
“Astaga!Ify!!’’kaget pemuda tersebut shock
‘’Pak!PakJo!bantuin
Alvin pak!’’ seru pemuda tersebut yang tak lain adalah Alvin, kakakIfy
kepada sopirnya. Dengan terburu-buru Pak Jo supir pribadi Alvin dan
Ifykeluar membawa payung.
“Ada apaden? Masya Allah non Ify” Kaget
Pak Jo saat mengetahui yang pingsan adalahmajikannya sendiri dengan
wajah yang pucat pasi dan darah segar keluar darihidungnya.
“Pak, kitabawa ke rumah sakit.” Ucap Alvin lalu membopong Ify kedalam mobil dibantu olehPak Jo.
“Fy, lokenapa sih?” Panik Alvin. Darah dihidung Ify semakin banyak yang keluar, bajuAlvin pun menjadi penuh dengan noda merah.
Sesampainyadirumah
sakit, Ify langsung dilarikan keruang UGD. Sedangkan Alvin hanya
bisamenunggu didepan pintu ruang UGD dengan khawatir.
“Alvin, Ifymana??” Tanya mama Zahra yang baru datang dengan papa Debo.
“Masihditangani dokter mah” Jawab Alvin.
“Alvin!Kenapa Ify bisa seperti ini?” Tanya papa Debo.
“Alvin gataupah, tadi Alvin nemuin Ify pingsan dijalan” Jawab Alvin.
“Kenapa kamubiarkan adik kamu pulang sendiri” Bentak papa Debo.
“Tadi
Alvinada rapat OSIS pah..” Jawab Alvin menunduk. Dia tau kalau ayahnya
itu sangatmenyayangi Ify, dia tidak mau kalau sesuatu yang buruk terjadi
pada Ify.
“Pah, udahPah” Kata mama Zahra menengahi.
Cklek..Pintu UGD terbuka
“Dok, anaksaya kenapa dok?” Tanya papa Debo.
“Sebaiknyakita bicarakan diruang dokter saja, mari” Jawab Dokter ramah.
“Alvin, kamujaga adik kamu” perintah mama Zahra
“Iya,
mah’’jawab Alvin lalu masuk keruang UGD.Disana tergeletak seorang gadis
denganwajah tirusnya yang pucat dan selangpernapasan yang menempel
dihidungnya.
“Ka..kaakk”panggilIfy serak
“Ada apaFy?” Tanya Alvin
“kakakjangan bilang Rio kalau Ify sakit. Ify nggak mau ketemu Rio dulu kak” ucap Ifylirih
“Loh,kenapaFy,Rio kan sahabat lo dari kecil,masa nggak boleh jenguk” balas Alvin
“plisss kak”pinta Ify dengan wajah memelas
“Iya-iya,tapi lo harussembuh yah’’ jawab Alvin,Ify tersenyum
“Makasihkak” ucap Ify tulus
*****
“Apahh…leu..kimia” kaget wanita paruh baya shock saat diruang dokter
“Iya
bu,pak.Anak anda menderita leukimi,salah satu jalan untuk
penyembuhannya adalah denganmencangkok sumsum tulang belakang” jelas
dokter
“jalan lainuntuk proses penyembuhan bisa melakukan
kemoterapi,ya walaupun terapi itu hanyauntuk penyembuhan sementara’’
sambung dokter
“Pah..hiks..hiks..”tangis perempuan tersebut.
Cklek..
“Mamah,papah”ucap Ify tersenyum bahagia,tapi justrumalah membuat mama Zahra menangis
“Loh,mamahkenapa
pah?” Tanya Ify bingung. Tiba-tiba mama Zahra langsung
mengahamburkepelukan Ify dengan tangisnya yang semakin membuat Ify
tambah bingung
“Ify haruskuat,Ify nggak boleh sedih hiks..hiks..Ify anak mamah harus kuat dan tabah yasaying” tangis mama Zahra dipelukan Ify.
“Maksud mamaapa sih” Tanya Ify, mama Zahra melepas pelukannya lalu menatap papa Debo yangdibalasangguka olehnya.
“Ify, tadimama sama papa habis dari ruang dokter,terus dokter bilang kalau ify….’’ Ucapmama Zahra menggantung
“Kalau
Ifymenderita ….leukimia’’ sambung mama Zahra menangis lagi. Sedangkan
Ify kagetplus shock menuep mulut dengan tangannya. Butiran-butiran air
bening mulaiterjun bebas dari matanya. Alvin yang mendengar juga sangat
terkejut jugasangat terpukul bahwa adik satu-satunya itu menderita
leukemia.
“Leukimia..mah” Ucap Ify terisak, mama Zahra mengangguk disela-sela tangisnya.
“Nggakmungkin!!!
Nggak!! Ini bohong mah.. hiks.. hiks.. ini bohong, Ify ga mungkinpunya
penyakit itu! Ini gak mungkin, nggak!!!!!!” tangis Ify pecah.
“Ify tenang,Ify” Ucap papa Debo lalu memeluk erat putrid kesayangannya itu dengan penuhkasih sayang.
2 minggukemudian…
Ify
berjalandikoridor sekolah dengan lesu. Fikirannya benar-benar kacau
saat ini. Dia masihshock dengan perkataan mamahnya 2 minggu lalu tentang
penyakit yangdideritanya. Dia nggak terima, benar-benar tidak terima
dengan semua ini. Sakithatinya juga belum terobati, kini rasa sakt itu
datang ditubuhnya. Ck! Miris.
“Ify!!”panggil seseorang yang
suaranya sudah tidak asing lagi ditelinga Ify dan suarayang sudah 2
minggu ini dirindukannya, Rio. Ya siapa lagi.
“Ada apa?”Tanya Ify malas
‘’ Gue mauTanya sesuatu sama lo” kata Rio
‘’Tanyaapa?” Balas Ify cuek dengan pura-pura memainkan hpnya.
“Kenapa lobeubah gini sih, Fy?” Tanya Rio
“Berubahgimana sih, Yo?” Tanya Ify pura-pura gatau.
“Ya, guengerasa 2 minggu ini lo ngehindar dari gue” Jawab Rio tajam.
‘’ Enggakpersaan lo aja kali” Ucap Ify.
“Perasaangimana
Fy! Lo jangan bohong sama gue, Fy. Lo itu sahabat gue dari kecil!
Oh,apa lo udah gak butuh gue lagi? Iya?” Balas Rio emosi.
“Kok lonyolot sih” Ucap Ify ikutan emosi.
“Tau
ah,bilang aja kalo lo udah bosen sama gue, gue akan pergi dari
kehidupan lo, guega akan ganggu lo! Mudah kan?” Kata Rio sambil pergi
meninggalkan Ify yangmasih terpaku dengan perkataan Rio.
“Maafin
gue,Yo. Suatu saat nanti lo pasti tau yang sebenarnya. Hiks hiks..”
Gumam Ify laluberjalan menuju kelasnya. Ify melihat Shilla yang tengah
asik denganhandphonenya. Sebuah senyuman bahagia tampak menghiasi
wajahnya.
“Ehh.. Ifyudah datang” Ucap Shilla.
“Kenapa lo,Shill? Kelihatannya seneng banget” Balas Ify sambil duduk ditempat duduknya.
“Kasih taugak yaa..” Kata Shilla malu-malu.
“Ih Shillamah” Jawab Ify penasaran.
“Ify kepoah” ledek Shilla.
“Iya! Dan lobikin gue kepo. Cepet kasih tau” Jawab Ify seperti orang menagih hutang (?).
“Santai mba,hehe.. Emm, Rio ngajakin gue jalan Fy” Ucap Shilla yang membuat Ify melotot.
“Aaaa, gueseneng banget” sambung Shilla dengan wajah yang sangat bahagia.
“Ohh” ResponIfy singkat. Shilla melengos karena IFy hanya meresponnya seperti itu.
***
@taman
“Tumben Yolo ngajakin gue ke taman?” Tanya Shilla basa-basi.
“Ya,sekali-kali aja Shill, hehe. Oh ya, gue beli minum dulu yaa” Ucap Ro. Shillamengangguk. Riopun langsung pergi entah kemana.
10 menitkemudian..
“Aduhhh, Riomana sih! Jangan-jangan gue ditinggal lagi, awas aja nanti” Gerutu Shilla.
Jrenggg..Jrenngg…
Shlla
yangmendengar petikan giter lalu menoleh kesumber suara. Dia speechless
saatmengetahui orang yang bermain gitar dan menyanyikan sebuah lagu
untuknya.
(Rio-KasihPutih)
Riomeletakan gitarnya
“Shilla
itulagu gue persembahkan buat lo” Ucap Rio dan mendekati Shilla, lalu
meraihtangan Shilla. Rio berluut didepan Shilla dan mengeluarkan
setangkai mawar yangindah.
“Shilla,kaulah gadis istimewa dimataku.
Shilla, kau membuatku kehabisan nafas saatmelihatmu terenyum. Aku ingin
selalu bersamamu. Walaupun kita baru kenal, tapiberdesir saat dekat
denganmu” Ucap Rio romantic. Rio berdiri seperti semula,tetapi bunga
mawar itu tetap ia pegang.
“Shilla, canyou be my girlfriend?” Ucap Rio.
Shillabenar-benar terkejut dengan perkataan gugup Rio. Shilla menarik nafas panjanglalu mengambil bunga mawar itu dari Rio.
“Yes, I can”Jawab Shilla tersenyum bahagia.
“Yes!Makasih Shill” Ucap Rio lalu memeluk erat tubuh Shilla.
Ify yangdiam-diam melihat adegan tersebut merasakan sesak didadanya ketika Rio menembakShilla.
“ARGHH…’’ Geram Ify memukul pohon itu sampai tangannya memar. Lalu dia pergi berlaridengan isak tangisnya.
“Disaat kita sedang berantem,lo masih bisa-bisanya untukseneng –seneng yo,sedangkan gue…’’ gumam Ify dengan berlari
Brukkkk…..
“adaw!’’ rintih seorang cowok yang ditabrak Ify
“Soryy,sorry gue nggak sengaja’’ Ucap Ify lalu membantucowok itu berdiri
‘’Makanya kalau jalan liat-liat dong’’tegur cowok itu
“Maaf” ucap Ify menunduk, cowok itu tersenyum
“Iya gue maafin ko,lo kenapa nangis” tanya cowok itu. Ify mendongak.
“Nggak papa,tadi Cuma kelilipan doang ko” jawab Ify
“lo
kelilipan?sini gue tiup ” ucap cowok itu lalu meniup perlahan mata Ify.
Jarak mereka sangat dekat,sehingga Ify bis mencium aroma wangi parfum
cowok tersebut. Skak! Mata cowok itu dan Ify bertemu. Mereka
saling bertatap-tatapan.ify yang menyadari langsung menghindar
“maaf” ucap Ify,cowok itu hanya menggaruk tengkuknya yangsama sekali tidak gatal
“Oh ya..emm gue Gabriel,lo’’ tanya cowok tersebut yangbernama Gabriel
“Ify” jawab Ify tersenyum
“lo anak mentari yah’’ tanya Gabriel
“Bukan.
Gue anak mama sama papa ko” jawab Ify polos. PLAK! Gabriel menepuk
jidatnya ,dia yang salah bertanya apa Ify yang kelewat bego
“ Maksud geu, lo anak SMA MENTARI?” tanya Gabriel
“ohhh..iya gue ank SMA MENTARI. Ko tau’’ jawab Ify
‘’Tau dongg, gue kan sohibnya ketos(ketua OSIS) sekolah lo’’ucap Gabriel bangga
“Ketos?kak Alvin” tanya Ify lagi
“iya” jawab Gabriel tersenyum
“ko bisa sih kaka Alvin punya sahabat nggak pernah cerita sama gue” ucap Ify, Gabriel memicingkan alisnya
“lo siapanya Alvin?” tanya Gabriel
“Gue adeknya” jawab Ify
‘’OHHH…’’balas Gabriel
Mereka pun akhirnya ngobrol sana-sini sampai tidak terasa hari sudah sore
“Kak,gue pulang dulu ya” pamit Ify
‘’mau gue anter” tawar Gabriel
“nggak usah kak,tuh udah ada taksi duluan yah’’ jawab Ifylalu masik kedalam taksi yang sudah di stopnya
‘kak
iel baik,enakjuga diajak ngobrol,lumayanlah bisa ngobatin rasa sakit
hati gur. Andaikan aja dulu dari awal gue dipertemukan sama kak Iel bukan
sama Rio. Mungkin gue nggak bakal sesakit ini’ pikir Ify melamun.
‘’Neng sudah sampai neng’’ ucap sopir taksi yang membuyarkan lamunan Ify
“eh..iya pak ini uangnya,makasih”
‘’Ify pulang’’ teriak ify,tapi tidak ada sahutan. Ify langsung menuju kamarnya,disana terdapat mamanya sedang berkemas-kemas
‘’ehh Ify udah pulang,kamu istirahat yah?besok jadwal kamukemo kan” kata mama Zahra
‘’mama,Ify kan udah bilang kalau Ify nggak mau dikemo!Ify nggak mau’’ tolak Ify
Mama Zahra berhenti berkemas-kemas lalu mendekati Ify
“Ify mau ya” rayu mama Zahra
Ify
menggeleng cepat sembari meneteskan air matanya yang takmampu
terbendung lagi. Bukan!bukan karena Ify cengeng atau apa,tapi Ify
merasa dia hanya merepotkan orang lain saja. Mama Zahra tertegun bingung
mau membujuk Ify apalagi.
‘’kamu nggak mau sembuh untuk mama,kamu tega ya sama mama”ucap mama Zahraterisak,Ify menggeleng lagi.
“nggak bukan gitu. Ify mau sembuh untuk mama,papa,kakAlvin,dan yang lain,tapi Ify takut mah”
“kenap
harus takut,Ify nggak boleh kalah sama penyakit ya nak.Mama yakin Ify
pasti kuat” kata mama Zahra menyemangati Ify,akhirnya Ify mengangguk juga
‘’maafin mamak sayang” isak Mama Zahra.
>>>>>>>>>>
‘’yo,Ify nggak masik lagi kenapa ya” tanya shilla saatbersama RIO dikantin
‘’ paling juga lagi kerumah omanya dibandung’’ jawab Rio yang sangat bertolak belakangdengan yang sebenarnya
‘’yahh,sepideh kalau nggak ada Ify’’ ucap shilla
‘’kan masih ada aku shill’’ balas Rio
‘’ya sih, emang kamu nggak khawatir sama Ify,dia kan sahabatkamu’’ tanya shilla
‘’kenapa khawatir,dia kan lagi seneng-seneng sedangkan kitaharus belajar disekolah’’ jawab Riosalah lagi.Ck!Dasar Rio.
‘’iya juga yah hehe’’ jawab shilla,Rio gemas sendiri denganpacar barunya ini
“shill, aku mau bilang sama kamu’’ ucap Rio
‘’apa?” jawab shilla
“I LOVE YOU’’ balas Rio
‘’I LOVE YOU TOO’’Jawab shilla tersenyum
^^^^^^^
Kemotherapi pertama selesai Ify jalani,dan berjalan denganlancar.
“Ify,apa yang lo rasain?sakit fy,mana yang sakit’’ khawatirAlvin
‘’Dingin kak’’ kata Ify namun Alvin mengernyit padahalac-nya sudah dimatikan
‘’kan ac-nya udah dimatiin fy’’ jawab Gabriel mendekati Ify
‘’Tapi
dingin banget’’ jawab Ify dengan mengigil. Gabrielmendekati Ify lalu
menyelimuti tubuh Ify. Tapi Ify tetap mengigil,Gabriel makinbingun.
‘’ini reaksi dari kemo yel’’ bisik Alvin ditelinga Gabriel,Gabriel mengangguk paham.
Alvin
menatap nanar adik kesayangannya itu,rasanya inginsekali Alvin
menggantika posisi Ify yang tengah terbaring dengan segala kelemahannya
itu.
>>
kak cerbung yang ini mana lanjutan nya kak?
BalasHapuspenasaran..
NEXT TIME :D
Hapus