Senin, 20 Juli 2015

SAD IS? part 1




Assalamualaikum wr.wb
Pertama-tama gue ngucapin minal aidzin wal faizdin mohon maaf lahir dan batin
Selamat hari raya ya Guys,masiih adakah opor ayam kalian buat gue wkwk,selagi udah lebaran gue mau ngasih kalian THR nih… kalau gak suka NO WHAT WHAT :P typo bertebaran mohon dimaafkan mumpung lagi lebaran hahah.
***
Mungkin ini keputusan terkonyol yang pernah dibuatnya.
Tapi binar mata itu berbicara sebaliknya.
 Ini adalah awal baru untuknya.
***
Rio menatap Zahra dengan sinis. Ia mulai gerah dengan perlakuan-perlakuan manis Zahra terhadapnya yang semakin hari semakin membuatnya enek. Wanita ini memang cukup gigih mengejarnya,ia mendatangi Rio setidaknya tiga kali sehari kayak makan saja.
Bukan Cuma itu,Zahra juga sangat royal padanya,tak jarang ia membeli barang-barang mahal untuknya. Emangnya Rio itu cowok macam apa,dengan cara memberinya barang-barang mahal akan langsung luluh dengannya. Tidak akan!
“Gue mau balik” ujar Rio beranjak dari bangku depan kelasnya dan berjalan cepat ke gerbang sekolahnya. Zahra mengejarnya.
“Bareng gue yuk Yo? Kan rumah kita kan searah”
“Gue bawa mobil”
“Biarin aja,ntar gue nyuruh supir gue buat bawa mobil elo”
“Gue gak bisa menyerahkan barang-barang gue sama orang asing”
“Gue jamin 100% aman kok Yo” ucap Zahra ngeyel
Rio menghentikan langkahnya,ia berbalik menatap Zahra. Ia sangat ingin sekali melenyapkan wanita didepannya ini. Ia sudah cukup sabar mengahadapi sikap Zahra.
“Apa elo pikir elo pantas buat gue hah!”
Ditanya seperti itu Zahra langsung tergagap,tapi dasar wanita bermuka dua. Dengan pedenya ia menjawab pertanyaan Rio itu.
“Gue rasa gue cukup pantas buat elo. Gue kaya,gue cantik,gue cukup popular diantara anak-anak. Jadi,elo bakal beruntung banget dapat pacar secantik gue Rio. Cowok lain aja sampai mohon-mohon sama gue buat jadi pacar mereka. Tapi gue tolak mentah-mentah demi elo. Jadi elo mau kan Rio jadi pacar gue? Ayolah Rio ini kesempatan buat elo” ujarnya mulai menyombongkan diri. Rio berdecak, rasanya ingin muntah ia mendengar ucapan Zahra.
“Thanks! Silahkan ucapkan kata-kata elo itu buat cowok lain. So,jangan deketin gue lagi” ucapnya sinis.
Rio meneruskan langkahnya. Meninggalkan Zahra yang Cuma bisa bengong menatap punggungnya yang semakin menjauh. Zahra mengukir sejarah dirinya. Ditolak mentah-mentah dengan segala usahanya. Bahkan harga dirinya.
**
“Elo nolak Zahra bro?” Tanya Alvin sambil menyeruput es teh botolnya.
Rio hanya mengangguk pelan.
“Elo nolak cewek lagi Yo? Elo homo ya! Dih…” Tanya Alvin kesal
“Ngawur aja lo sipit! Gue nolak Zahra bukan berarti gue homo ya! Dia itu bukan tipe gue”
“Elo bego banget sih. Zahra kurang apa coba. Dia cantik primadona sekolah,kaya,popular sekolah”
“cewek kaya Zahra dalam 2 detik gue bakal bosen pacaran ama dia. Lagian,gue gak suka cewek  macam Zahra. Terlalu agresif sama cowok! Biarkan saja gue memilih cewek pilihan gue Vin.. elo gak perlu mengomentari hidup gue”
Alvin menghela napas beratnya. Ia sadar-sesadar sadarnya orang sadar (?), sahabatnya itu memang pantas untuk memilih sekehendak hatinya. Rio nyaris sempurna. Ia mewarisi darah Manado-Belanda dari kedua orang tuanya. Yang membuat wajahnya tak kalah dari pangeran-pangeran dikerajaan. Bukan Cuma fisiknya saja,Rio juga memiliki kecerdasan diatas rata-rata dan segudang bakat yang dimilikinya. Rio juga dinobatkan sebagai vokalis dalam group band dan juga kapten Tim Basket sekolahnya.
Tapi entah mengapa dalam urusan CINTA Rio tidak terlalu memikirkan. Ia terlalu sibuk berlatih band dan Basket daripada melirik cewek-cewek sekitarnya yang terlalu banyak menebar pesona kepadanya. Karena saking jarangnya bahkan tidak pernahnya ia membahas cewek, Alvin selalu mengejeknya. Telat puber?Homo? gak normal,dan lain sebagainya. Tapi Rio tidak peduli,ia sudah cukup puas dikagumi banyak wanita. Dan..Rio belum siap untuk bersama seseorang yang tak pasti mencintainya.
“Elo sempurna Rio? Ayolah lo sadar itu”
Rio mulai jengah dengan ocehan Alvin yang tiada hentinya membahas cewek-cewek dan cewek.
“Apakah gak bahasan yang lebih penting? Gue bisa menerima cewek,tapi gak harus sekarang kan?”
“Ya tapi setidaknya elo jangan bersikap terlalu sinis. Elo nggak takut karma?” Tanya Alvin.
Rio berdecak sinis
“Gue ganteng,gue pintar,gue mandiri.  Gak ada cewek yang mau nolak gue Vin” jawab Rio
“Oke. Elo bener Yo,Elo ganteng,pintar,mandiri. Tapi inget,hukum alam itu ada” ujar Alvin lalu meninggalkan sahabatnya yang sangat keras kepala itu.
***
Rio meregangkan tangannya setelah capek membuat lirik lagu barunya untuk bandnya itu. Ia melihat keluar. Hujan lebat,petir yang sesekali memekakkan telinga membuatnya urung untuk melanjutkan membuat lirik lagu barunya. Konsentrasinya sudah buyar. Ia terdiam,teringat perkataan Alvin siang tadi. Apakah benar hukum alam itu ada,apakah Rio nanti akan mengalaminya? Rio tau, ia sangat  sering membuat cewek sakit hati dengan perkataannya dan juga sikapnya itu. Tapi apa Rio salah, Rio juga begitu muak dengan ulah cewek-cewek itu yang bergitu agresif dengannya. Ah.. semoga saja ia tidak mengalami hukum alam itu yang sepertinya begitu menyeramkan baginya. Ia tak bisa membayangkan cowok sempurna seperti dirinya mengalami hukum alam itu. Bagaimana mungkin akan ada cewek yang menolaknya,secara Rio sangat ganteng,pintar,mandiri,dan berbakat. Ck.. mungkin hanya cewek buta yang nolak gue ujarnya dengan tenang.
Rio tersentak saat handphone-nya bordering nyaring. Ia mengangkatnya dengan kesal,mengganggu lamunannya saja.
“hallo” sapa Rio ogah-ogahan
“hallo Rio! Gue Zahra”
“Elo lagi” gerutu Rio dalam hati
“Iya ada apa?”
“Gue mau ngomong soal tadi siang”
“Sorry Ra,kayaknya itu bukan sesuatu yang penting dibahas” ujar Rio
“Elo harus dengerin! Penting!!” ujarnya ngeyel
Rio membiarkan saja wanita agresif itu bicara diseberang teleponnya.
“Gue tau kok Yo gue kecepetan bilang gue suka sama Elo.. mungkin elo kaget dengan ucapan gue yang berlangsung begitu aja. Gue minta maaf, mungkin seharusnya gue nunggu elo yang bilang kayak gitu sama gue.. gue juga sadar kok Yo? Mungkin elo juga ngerencanain sesuatu kan buat kejutan untuk gue?......”
Rio meletakkan handphone-nya,dan membiarkan Zahra ngoceh sendiri tentang fakta yang sangat absurd sekali. Ia melongok keluar,hujan lebat berganti gerimis. Matanya melihat jalanan yang sepi dengan aspal yang basah. Tiba-tiba saja Rio menajamkan matanya,ia melihat sesuatu yang begitu menarik perhatiannya. Sosok gadis yang tengah berjalan sendirian diantara butiran-butiran air gerimis itu. Wajahnya yang begitu cantik dengan pandangan mata yang terus menatap kedepan membuat rasa aneh yang muncul dibenak Rio. Baju gadis itu basah kuyup akibat hujan lebat tadi mungkin.
Rio tersentak saat melihat gadis itu jatuh diaspal yang berlubang kecil . Dengan sigap,Rio berlari keluar rumah dan mengahampiri gadis malang itu.
“Elo tidak apa-apa?” ucap Rio sambil membantu gadis itu berdiri, gadis itu hanya membalas pertanyaan Rio dengan gelengan kepala. Setelah bisa membantu gadis itu berdiri kembali,Rio menatap lekat wajah gadis itu. Cantik bak bidadari sangat melekat diwajah gadis itu. Dari sekian banyaknya gadis yang mengejar Rio. Gadis dihadapannya ini terlihat sangat berbeda,ia sangat cantik. Rio sebelumnya belum pernah melihat gadis secantik ini selain Mamanya.
“Apa elo  kedingingan?” Tanya Rio
Gadis itu menggeleng lagi,kemudian ia mengatupkan kedua telapak tangannya dan tersenyum kepada Rio sebagai tanda terima kasih. Rio terpesona dengan senyumnya. ia merasa tidak asing dengan senyum itu,senyum yang pernah ia lihat. Tapi kapan?dimana?Rio tidak tahu itu.
Gadis itu berbalik memunggungi Rio lalu melanjutkan perjalanannya.
“Tunggu! Elo mau kemana?” Tanya Rio
Gadis itu tak menghiraukan pertanyaan Rio ia terus saja berjalan meninggalkan Rio.
“Hey,nama kamu siapa,Gue Rio?” teriak Rio entah mengapa rasanya ingin sekali Rio berkenalan dengan gadis itu. Dan tepat saat Rio meneriakkan namanya langkah gadis itu terhenti.
“Rio…??” ucap gadis itu pelan sehingga tidak ada yang mendengarnya selain dirinya sendiri. Ia merasakan tubuhnya kembali bergetar. Apakah dia? Apakah dia? Batin gadis itu.
“Elo bisa kan jawab pertanyaan gue?”
***
Gadis itu berjalan dengan terburu-buru dijalan. Langkah kakinya yang biasa bergerak santai kini terpaksa harus lebih gesit melangkah. Ia menengok jam tangannya, pukul 6.50 astaga! 10 menit lagi jam sekolah akan berdentang dan Ia baru saja keluar dari halaman rumahnya,sedangkan perjalanan dari rumahnya menuju sekolah harus ditempuh selama 15 menit jika berjalan kaki. Dan sialnya lagi, ban sepedanya juga gembes. Dirumahnya kini hanya tertinggal sebuah mobil alphard yang berkandang manis dibagasinya. Yakali dia harus memakai mobil kesekolah. Astaga! Dia sungguh ceroboh, ia lupa memasang alarm kamar tidurnya sehingga ia bangun kesiangan. Belum lagi mamanya juga lupa membangunkannya.
“Omaigat 5 menit lagi bel, Ya Tuhan bantu aku bantu aku” ucapnya sambil mempercepat laju kakinya. Ia tersenyum sumringah saat sudah berada didepan gerbang sekolahnya.Namun, Saat ia tengah menyeberang,gadis cantik itu tidak terlalu memperhatikan kanan-kiri jalan. Ia sudah sangat tergesa-gesa. Belum lagi diseberang jalan ada sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dan gadis itu sudah berada ditengah jalan.
TIN..TIN..TINN..TINN
Klakson mobil itu berbunyi sangat nyaring membuat gadis itu menoleh,senyumnya memudar seketika dan berubah menjadi wajah panik .ia berusaha menghindar tetapi kakinya sudah sangat berat untuk melangkah,seperti ada sesuatu  yang mengikatnya. Ia hanya pasrah dan memejamkan matanya.
BRAKK….
Dan tabrakan pun tak bisa dihindarkan,tubuh gadis itu terpental dan membentur aspal. Darah mulai bercucuran ditubuhnya. Sang pengendara mobil itu keluar,ia begitu terkejut dengan apa yang terjadi. Ia tak bisa melihat jelas wajah gadis itu,karena wajah gadis itu telah terpenuhi oleh darah.
“RIO!! APA YANG ELO LAKUIN”
“GUE..GUE GAK TAU..GUE GAK TAU” jawabnya parau
“RIO! PERGI SEKARANG! KALAU KITA GAK MAU TERKENA URUSAN DENGAN POLISI!”
“Tapi…”
“Cepat RIO sebelum ada orang yang melihat kita”
Ia mengangguk lalu masuk  kembali kedalam mobilnya. Dan melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
sosok gadis itu kini tengah dirubung banyak orang. Ada juga yang sibuk memanggil polisi dan ambulance.
Ditempat lain,penabrak gadis itu terus saja melajukan mobilnya entah kemana bersama temannya itu. ia merasakan tangannya masih bergetar hebat,hanya keheningan yang tercipta dimobil itu. ia mengurungkan  membolos sekolah untuk menenangkan diri.
“udah Yo.. gak usah dipikirin. Kita udah kabur,elo gak bakal kena polisi kok”
“Gue takut Vin,gue takut kalau gadis itu meninggal. Gue..guee..”
“udah Yo,elo tenangin pikiran elo dulu,yah..”
Pemuda itu hanya mengangguk saja dan memilih diam.
Tiba-tiba mobilnya berhenti.
“Loh..kok mogok!”
BRAKKKKKK
Suara gebrakan keras membuat dua pemuda itu terkejut. Rio melongok keluar jendela mobil,ia terkejut saat mendapati gadis yang ditabraknya tadi berdiri tak jauh dari mobilnya. Gadis itu menatapnya tajam seakan dipenuhi oleh dendam yang membara. Rio tak bergeming ia tetap menatap gadis itu, tetapi wajah gadis itu masih tetutup darah. Tiba-tiba tubuh gadis itu melayang kearahnya siap untuk membunuhnya mngkin.
“AAAAAAAAAAAAAAA”
Rio terbangun dari tidurnya. Ia tak menyangka kejadian 2 tahun silam itu terus saja menghantuinya. Rio merasa sangat bersalah dengan gadis itu,ia telah merusak jiwa gadis itu. Dan Rio juga tidak tau apakah gadis itu masih hidup atau tidak.
“Astaga! Kenapa elo selalu ada dimimpi gue” ucapnya frustasi sambil mengacak-acak rambutnya. Ia mengambil Handphone-nya.
“Hallo Vin,gue mau ngomong sama elo! Gue kerumah elo sekarang”
Setelah selesai menguhubungi Alvin,Rio melempar handphonenya asal.
“Ya Tuhan… apa hukuman yang akan terjadi akibat aku menabrak gadis itu” gumamnya



Kamis, 07 Mei 2015

GUE PIKIR LO SETIA *RIFY



Bagi para cewek,gimana sih rasanya kalian kalau diselingkuhin dan dikhianatin pacar? Nyesek? Pasti. Sakit hati? Biasa.  Nangis? Udah hobi kali yah… tapi kalau ngelakuin hal yang enggak-enggak gimana?  yakali ada yang sampai gantung diri dipohon tomat(?) kan bisa barabe. Jangan sampai selebay gitu juga ya guys,kita putus atau diselingkuhin mah woles aja… nyari yang lain yang lebih baik dari doi kan banyak. Inget deh kata guru ngaji katanya jodoh ada di tangan Tuhan kan. Walaupun sakit banget ini hati tapi gpp bakal ada yang bales kok.
***
Alyssa sufika umari atau biasa dipanggil Ify itu adalah salah satu korban dari cuplikan curhatan gue diatas. Dia gadis yang baik,cantik,rajin menabung dan tidak sombong. Ify mempunyai seorang kekasih yang bernama lengkap Mario Stevano Aditya Haling atau kerap dipanggil Rio,mereka jadian tanggal 24 oktober 2010 nah sekarang udah 2015 kan? Berarti mereka telah menjadi sepasang kekasih selama 5 tahun berturut-turut. Mereka termasuk pasangan yang awet padahal mereka gak pake bahan pengawet buatan(?) selama berpacaran mereka selalu KELIHATAN so sweet,tapi entah untuk yang aslinya. Diantara mereka juga saling SETIA walaupun itu belum benar kenyataanya. 
‘’Rio’’ panggil Ify kepada Rio kekasihnya
‘’Apa?’’ jawab Rio dengan cuek
‘’kamu tadi malam begadang yah..tuh liat deh mata kamu kok masih keliatan sayu banget. Rio Rio kan aku udah bilang sama kamu jangan tidur kemaleman gak baik buat kesehatan kamu. Mata kamu juga perlu istirahat Rio, kan tiap waktu kamu gunain buat  melototin hp,laptop,ama Ps gak capek tuh mata hah? Tuh liat mata kamu udah sayu,merah lagi ihh…kamu lupa ya kalau setiap kita teleponan aku selalu kan ngingetin kamu jangan suka bega…’’
‘’IFY STOP!!!’’ bentak Rio memotong ocehan Ify yang membuat kepalanya terasa pening.
‘’ kebiasaan banget sih pagi-pagi selalu bikin kuping gue budeg! Nyokap gue aja gak ngelarang gue begadang! Lo?? Cuma PACAR gue aja udah sok-sokan ngatur gue ck!” kesal Rio sambil menunjuk wajah Ify. Ify tersentak karena ucapan Rio dan perlakuan Rio seperti itu. Selama mereka berpacaran baru kali ini Ify dibentak sekeras itu sama Rio.Belum lagi panggilan ‘’aku,kamu’’ yang biasa diucapkan Rio kini menjadi ‘’Lo, Gue’’.
‘’ma..maaf  Yo.. aku kaya gini kan karena aku sayang sama kamu’’ ucap Ify sambil menunduk,tangannya ia gunakan untuk  meremas rok abu-abunya karena saking takutnya dengan tatapan Rio.
‘’sayang? Kalau sayang sama gue gak gini caranya! Lo bersikap seperti itu ke gue,gue terkekang tau gak! Lo bukan nyokap gue Fy yang punya hak mengatur hidup gue! Ngerti?”
Ify tercengang dengan perkataan Rio yang sangat menusuk batinnya itu,ia tidak menyangka kalau Rio bisa berkata seperti itu kepadanya. Mata Ify mulai berkaca-kaca ia sudah sangat was-was dengan ucapan yang akan Rio lontarkan lagi selanjutnya. Apakah ini akhir dari kisah kasih mereka yang sudah terjalin selama 5 tahun ini? Tidak! Ify tidak akan membiarkan semua itu terjadi. Karena ia sudah sangat begitu mencintai Rio,Ify harus berpikir positif, Ify yakin ini Cuma pertengkaran kecil saja. Dan pasti Rio nanti akan meminta maaf kepadanya dan mereka akan  menjalani kisah kasih mereka lagi dengan bahagia. Iya ! Ify harus berpikir positive!!
‘’sekarang terserah lo mau ngapain? Gue mau sendiri!!” ucap Rio ketus  lalu berjalan meninggalkan Ify.
‘’Yo…” panggil Ify ,Rio berhenti sejenak lalu memutar badan menghadap Ify
“kita….kita belum putus kan??” Tanya Ify dengan suara bergetar. Rio tersenyum miring kepada Ify
“menurut lo?” balas Rio lalu berbalik dan meninggalkan Ify.
‘Rio belum mutusin gue kan? Gak mungkin Rio mutusin gue. Iya tadi Rio itu Cuma lagi kesel Ify…semangat!!’ batin Ify menyemangati dirinya sendiri.
***
Ify berjalan santai seolah tidak terjadi apa-apa dengan dirinya. Ia terus mengumbar senyum kepada siapapun  yang berpapasan dengannya. Ia duduk dimejanya dengan wajah yang ceria seolah juga tidak ada beban.
“Eh Fy lo tadi kenapa adu mulut ama Rio dikoridor?” Tanya Sivia teman sebangku Ify.
“hah? Gpp kali Cuma masalah kecil kok,nanti juga bakalan kelar” jawab Ify sambil tersenyum kecil.
“segitu yakinnya lo Fy gak bakal ada sesuatu diantara kalian?” ucap Sivia ragu
“lo kok gitu sih! Gue sama Rio udah pacaran selama 5 tahun sivia??kita udah saling mengenal kepribadian satu sama lain? Jadi kalau ada masalah seperti ini wajar dong.. ya walaupun untuk pertama kalinya Rio marahin gue sekeras itu tadi. Huftt tapi mudah-mudahan sih Rio Cuma kesel doang. Nanti juga bakalan minta maaf kok”
“yaya gue percaya deh,tapi ya Fy kalau kata nyokap gue kalau kita kelamaan pacaran biasanya salah satu diantara pasangan itu bakal ada yang ngerasa bosen. Apalagi jaman sekarang,selingkuh ama mendua udah jadi trending topiknya remaja. Terus kalau udah pada putus rame-rame bikin hastag sakitnya tuh disinilah,pusing pala Barbielah… diamah gitu orangnya. Cuihhh goyang dumang aja sekalian”
“eh Viaaa gue kan bahas Rio kenapa lo nyangkutnya ama status hastag? Aneh deh”
“eitsss gue gak aneh ya Py,gue Cuma mau ngingetin lo doang kok! Walaupun Rio kesannya setia ama lo?tapi gak tau kan dibelakang lo dia kayak apa? Gue gak mau aja lo nanti bakal jadi korban pembuat hastag alay  kayak gitu” kata Sivia sok bijak ala Mario Teduh.
“oke?oke itu gak bakal terjadi” balas Ify seperti meremehkan ucapan Sivia.
***
Bel istirahat berdentang siswa-siswi berhamburan keluar kelas bagaikan macan kelaparan langsung menyerbu bibi kantin. Tapi lain bagi Ify,ia memilih untuk menghampiri sang kekasih yang berada dikelasnya. Ia berjalan dengan lenggak-lenggok disepanjang koridor sekolah,bagaikan ratu yang baru saja turun dari kereta kencananya(?) siapa sih yang tidak tertarik dengan Ify. Cantik banget wajahnya mirip salah satu personel BLINK. Rambutnya yang panjang lurus tergerai indah bergelayutan  tertiup angin. Senyumnya yang sangat menawan mampu membuat kaum adam terenyuh. Beruntung sekali Rio memiliki gadis ini,padahal masih banyak sekali orang yang diam-diam menyukai gadis tirus itu.
“hay Ify” sapa Alvin salah satu kapten futsal disekolah.
“hay kak Alvin” balas Ify sambil tersenyum
“mau kemana?”
“ke Rio kak hehe,kakak sendiri?” Tanya Ify
“oh..mau ke lapangan Fy”
“owh,,ya udah kak duluan yah” pamit Ify sambil melewati Alvin. Aroma parfum .
Ify begitu menusuk hidung Alvin,sangat wangi.
‘andaikan gue bisa pacaran sama lo Fy’
Ify terus berjalan kearah kelas Rio,terlihat sepi!mungkin lagi pada jajan dikantin. Ify sudah hampir sampai didepan pintu kelas Rio. Namun didalam sana seperti ada orang sedang bercanda.
“Ih..kamu apaan deh haha”
“kamu cantik banget tau Shill,aku serius loh”
“haha Rio iya deh..makasih ya sayang..”
Ify tercekat ketika nama Rio disebut. Sayang? Oh tidak apakah Rio telah selingkuh! Ia mengintip dari depan pintu,untungnya saja mereka membelakangi pintu jadi Ify lebih leluasa melihatnya. Ify melihat Rio mendekatkan wajahnya karah gadis itu,dan terlihat sepertinya mata gadis itu telah terpejam. Ify meremas ujung bajunya untuk menyalurkan rasa sakit yang mulai menyergapi hatinya. Rio semakin dekat kearah wajah gadis itu dan… jarak diantara keduanya telah terhapuskan. Rio mencium gadis  itu! Tepat dibibir gadis itu. Hati Ifyseperti tertusuk oleh ribuan jarum yang sangat tajam. Sakit sekali kawan..
Ia tidak menyangka Rio akan berbuat hal seperti itu kepada gadis lain,bahkan selama pacaran Rio tidak pernah melakukan hal itu kepada Ify. Dan kini dengan nyata telah terjadi didepan mata Ify ciuman Rio kepada gadis itu.
“BRENGSEK!!!!” teriak Ify membuat Rio dan gadis itu tersadar dari aksi mereka yang belum kelewatan.
Rio melihat Ify berdiri dengan air mata yang bercucuran dan mimik wajah yang sulit diartikan. Tangan Ify mengepal kuat,ia berjalan menghampiri Rio dan Gadis itu.
PLAKKK…PLAKKKK
Dua tamparan mendarat hebat dikedua pipi Rio,Rio meringis merasakan panas pada kedua pipinya akibat tamparan Ify.
“lo tega ya Rio sama gue! Lo tega! Cowok pengecut lo!brengsek! cuih.. najis gue pacaran sama lo!”  ucap Ify dengan garang
“kenapa?gue kan udah bilang sama lo Fy gue mau sendiri. Lo gak maksud kata-kata gue tadi pagi.” Balas Rio tak kalah garang
“oh..jadi ini balasan lo selama 5 tahun ini hah! Oke gpp Rio fine! Gue tau alas an lo kayak gini. Oke fine….. tapi lo adalah orang yang paling bego didunia ini karena udah tega-teganya khianatin gue makhluk Tuhan yang paling cantik ini. Emang ya jaman sekarang remaja itu kalau belum selingkuh belum puas..dasar brengsek!dan untuk lo…lo adalah cewek murahan! Udah tau Rio punya pacar diembat juga! Gak laku lo? Atau lo dibayar berapa ama Rio untuk ngelayanin dia hah…jadi cewek kok apalah-apalah banget sih lo iuhhhhhh”
“Ify jaga omongan lo ya.. dia gak seburuk yang lo kira. Dia lebih baik dari lo ngerti!” kata Rio sambil mendorong bahu Ify dengan kasar sehingga Ify menabrak dinding kelas.
‘’aw..’’ rintih Ify karena tubuhnya tertebrak dengan keras.
“brengsek lo Rio! Gue pikir lo setia! Tapi ternyata sama aja lo. Tukang selingkuh cuihhhh……..gue gak bakal nyesel udah diputusin lo. Karena disana masih banyak kok yang mau sama gue,yang lebih baik dari lo!”  balas Ify kemudian pergi meninggalkan Rio dan gadis itu.
“argghhhhhhhhhh” teriak Rio frustasi.
***
Nah gimana guys…. Kita bisa dong bersikap kayak Ify,diselingkuhin santai aja. Kita pede aja ya kalau kita itu masih bisa dapet yang lebih baik dari dia. Gpp diselingkuhin,walaupun sakitnya tuh disini. Tapi selingkuh bisa mengajarkan kita tentang arti perjuangan dari rasa sakit. Mungkin bahasa gue sulit dipahami kalian…karena gue belum fasih banget belajarnya. Kan baru kemaren gue jadi muridnya Mario Teduh *garuk2kepala.
Oke thanks yang udah mau baca see you :*

Jumat, 28 Maret 2014

HUJAN TERAKHIR BERSAMAMU

Author : Nisya azizah
cat      : IFY saufika umari,mario stevano,shilla zahrantiara,Gabriel stevent,Alvin sindhunata,Cakka nuraga,sivia       azizah,agni trinubuwati,Angel pieters,Dea.
twitter : @nisya_rise

assalamualaikum Wr.Wb ( nggak jawab pahala berkurang wkwk) ini part 1nya aku post dan untuk kelanjutan partnya aku post tergantung sibuk atau nggaknya aku y hehe. yaudah langsung aja dipart 1nya. Maaf yg kena tag :D

>>>

'' IFYYYYYYYYYYY........awas lo yah!'' teriak seorang pemuda kepada gadis cantik berwajah tirus itu dengan berlari mengejarnya.
''Wleeekkk,,sini kalau bisa kejar gue Mario..hahaha'' jawab gadis itu yang bernama Ify sambilmemeletkan lidah lancipnya kepada pemuda tadi yang bernama Mario atau akrab disapa Rio.
'' Awas lo kalau kena gue gelitikin'' Ancam Rio disela-sela larinya.
''Nggakk kena wlekk.'' Balas Ify dengan terus berlari, mereka terus berkejar-kejaran layaknya anak kecil padahal mereka sudah termasuk remaja.
''Hosh...hosh..hoshh..udah yo, capek gue'' kata Ify sambil duduk dirumput taman dekat danau itu.
''Hoshh..hoshh...gue juga capek fy'' jawab Rio sambil duduk disamping Ify.
''Yo..''panggil Ify
'' Apa..'' jawab Rio menatap Ify yang juga menatapnya
''Nggak nyanka ya,kita udah 16 tahun sahabatan. Dalam suka maupun duka kita selalu bersama.Mudah-mudahan persahabatan kita awet ya sampai kakek nenek'' kata Ify, Rio tersenyum
''Fy,,,gue minta kita akan terus bersama walau badai menerpa persahabatan kita,jangan sampai hancur'' Balas Rio
''Pasti yo, janji'' kata Ify sambil menaikan jari kelingkingnya
''Janji'' jawab Rio dengan menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Ify (maksud nggak)
''Makasih ya yo'' ucap Ify tulus
''Iya..eh liat ada pelangi'' kata Rio
''Waw,indah banget ya yo'' balas Ify
''Iya, naik sampan yuk fy'' ajak Rio
''yukk'' jawab Ify senang
Merekapun menaiki sampan dengan menikamati indahnya sore hari,ditemani oleh pelangi yang menambah indahnya suasana. TIBA-TIBA.....
byurrrrrrr....... Ify tercebur ke danau
''Rio....tolongin gue'' ucap Ify megap-megap
''Ifyyy'' teriak Rio. Tanpa banyak pikir lagi Rio langsung nyebur dan berenang kearah Ify. Lalu diangkatnya tubuh mungil Ify dan dibawanya ketepi danau.
'' Fy,lo nggak papa'' tanya Rio. Tapi Ify terdiam tak bersuara. Matanya terpejam.
''Fy,,jangan tinggalin gue dong,fyy'' ucap Rio panik sambil menepuk-nepuk pipi Ify. Tapi Ify tetap diam,dan membuat Rio semakin panik.
''Ifyyyyy..''teriak Rio menangis dan memeluk erat tubuh Ify
''BUAHAHAHAHAA'' tawa Ify pecah tiba-tiba yang membuat Rio cengo
''hahaha...cowok kok nangis'' Ucap Ify ngeledek
''Sialan!gue dikerjain doang'' kata Rio manyun
''Idihh manyun gue nular ke elo ya, ahhaha'' ledek Ify, Rio melongos mendengarnya.
''Gak tau!'' jawab Rio sinis
''ihh ngambek deh'' goda Ify
''Gak tuh!'' balas Rio cuek
''Enggak salah kaleee, ya kan?'' ucap Ify.
Rio tersenyum,ia sudah tidak marah lagi dengan Ify. Karna hanya Ify lah yang membuatnya tidak bisa marah lama.
''Pulang yukk udah sore, mana baju basah pula'' ajak Ify
''Huh! inijuga gara-gara lo main nyebur aja'' jawab Rio
''hehe'' cengir Ify menampakkan sederet giginya yang berbehel itu.
''Udah ayo cepet pulang'' kata Rio sambil menarik tangan Ify menuju mobil.
***
''Makasih ya yo'' Ucap Ify setelah mereka sampai didepan rumah Ify
''Untuk'' jawab Rio
''Semuanya,sampai jumpa besok disekolah,daahh'' balas Ify akan keluar dari mobil Rio tapi tiba-tiba CUP..
Ify mencium pipi Rio dengan cepat. Rio melongo dengan aksi Ify barusan.
''Bye yo'' ucap Ify malu-malu lalu keluar dari mobil Rio.
''hah? i..iya fy,salam untuk tante zahra dan om Debo y?'' jawab Rio gugup. Ify membalasnya dengan senyum.
Rio pun menstater mobilnya lalu menancap pedal dan pergi.
     Dear Diary,
hari ini aku bahagia sekali,akhir-akhir ini aku dan Rio selalu berduaan,dia selalu ada disampingku menemaniku. Aku benar-benar bersyukur mempunyai sahabat seperti Rio. Dia baik,pergatian,lucu lagi. Diary,tadi aku ngerjain Rio loh?dia keliatan banget tadi sampai nangis gitu,hihi lucu deh. Terus tadi aku cium ipi Rio untuk yang pertama kalinya!astaga akujadi malu sendiri deh inget kejadian tadi. Aku berharaop Rio akan selalu ada buat aku dimanapun dan kapanpun. Aku sayang Rio.
  -IFY-

Setelah menulis buku diarynya Ify menutup diarynya lalu tertidur dengan lelap dan pastinya ditemani mimpi indahnya.
**esoknya**
''Pagi mah,pah,kak'' Sapa Ify
''Pagi'' jawab mereka kompak, Ify lalu duduk dan memakan roti yang sudah diberi selai coklat kesukaanya dan memakannya dengan lahap.
''Fy,lo pacarn sama Rio'' Telak Alvin yang sukses membuat Ify keselek.
''uhuk..uhuk..'' batuk Ify
''ini minum dulu'' kata Alvin menyodorkan satu gelas air putih kepada Ify, dengan cepat Ify meneguk air itu
''lega..'' kata Ify
'' Makannya kalau lagi makan jangan diajak ngobrol,keselek kan jadinya'' tegur papa Debo
''Tau tuh kak Alvin'' kesal Ify,Alvin hanya cekikikan.
Merekapun melanjutkan sarapan dengan keadaan hening.
''Pah,mah Alvin berangkat dulu ya'' pamit Alvin kepada kedua orang tuanya
'' Ify juga ya'' ucap ify sambil mencium tangan kedua orang tuanya.
Avin dan Ify pergikesekolah diantar oleh sang sopir pribadinya.Di dalam mobil Ify sibuk dengan novelnya,sedangkan Alvin hanya mendengarkan lagu lewat i-phonenya.
''fy,lo belom jawab pertanyaan gue'' ucap Alvin memecah keheningan dimobil.
''Apa'' jawab Ify cuek,
''lo pacaran sama Rio?" tanya Alvin yang membuat novel yang sedang dibaca Ify tiba-tiba terjatuh.
''Kak,lo udah buat gue kaget untuk kedua kalinya y'' kesal ify sambil mengambil novelnya.
''Abisnya lo gak jwab-jawab peertanyaan gue sih'' balas Alvin
''hadeh..mau tau, atau mau tau bingittt hehe'' goda Ify
'' Pelit lo'' cibir Alvin, tak lama kemudian mereka sampai di SMA MENTARI.
''Duluan ya ka!bye'' pamit Ify langsung ngacir kekelas XI-II
''Pagi shilla'' sapa Ify ramah kepada teman sebangkunya.
'' Pagi juga fy,,'' jawabnya tersenyum
''oh ya lo udah paham rumus fizika yang ini belum,nantikan ulangan,gue belum paham nih'' sambung Shilla.
''Gue juga belum paham,nanti sohib gue datang kesini mau ngajarin,diakan jagonya haha'' jawab Ify bangga panjang umur!orang yang dimaksud Ify sudah berada diambang pintu kelas
''yo!sini'' panggil Ify kepada Rio.Rio tersenyum lalu dengan gaya coolnya mengahampiri Ify
''Nah!ini dia shill sohib gue dari orok, namanya Rio lengkapnya Mario stevano,yo..!ini temen gue Shilla'' kata Ify memperkenalkan.
''Rio''
''Shilla''
DEGH! jantung Rio dan Shilla deg-degan saat tangan mereka berjabatan
1 detikk.....
2 detikk....
3 detik....
4 detik..
5 detik...
6 detik...
7 detik..
''Ehem!'' dehem Ify yang membuat keduanya terlonjak kaget.
''lama bener dah,jabatannya'' kata Ify dengan melirik tangan Rio dan Shilla yang masih berpegangan.
''eh.'' ucap Shilla salting, Rio hanya garuk-garuk tengkuknya yang sama sekali tidak gatal.
''terus, jadi gak nih lhoe ngjarin gue '' tagih Ify
''siap bos ''jawab Rio dengan hormat
''nih rumus ini''ucap Ify menyerahkan bukunya kepada Rio .
''oh ini mah gampang ''kata Rio
''gampang di loe susah di gue ''ralat Ify
''jadi kalo loe mau cari rumus F bla....bla...bla..''jlas Rio layaknya guru ,Shilla tak henti-hentinya memandangi wajah tampannya Rio .Sedangkan Ify hanya mengangguk-angguk mendengar penjelasan Rio , bertanda dia paham .
''oh gampang juga ternyata ya ''kata Ify tersenyum .Rio melirik kearah Shilla yang juga melihatnya .mata Rio dan Shilla bertemu seperti mencari-cari sesuatu yang ada disitu .Ify yang menyadari Rio tidak meresponnya pun menengok kearah Rio.
'oh jadi loe lagi main mata nih ,hihi? cinta pandangan pertama nih 'pikir Ify ,tiba-tiba kepala Ify terasa amat sakit sekali
'' aww'' rintih Ify ,tapi tidak mengganggu Rio dan Shilla yang sedang asik main mata
''yo...''panggil Ify lirih sakitnya benar-benar menjadi ,Ify pun tidak tau ini kenapa.
''yo'' panggil Ify lagi ,Rio belom menjawab dia benar-benar suasana romantis .
Ify sekarang benar-benar tidak kuat ,wajahnya sudah pucat pasih , perlahan pandanganya mengabur-mengabur dan akhirnya gelap .
GUBRAKK!!!!!!!!!!
Rio dan Shilla terlonjak kaget mendengar suara itu .seperti benda jatuh ,tapi apa???
''Astaga Ify!!'' sru Rio melihat Ify yang terkapar lemas dilantai kelas.
'' Ify! ya ampun kenapa'' panik Shilla.
'' Fy, lo jangan bercanda lagi deh,lo cuma iseng kan'' Kata Rio sambil menepuk-nepuk pipi Ify .
''Ify pingsan benerandeh yo!lihat wajahnya pucat bangett!kita bawa ke UKS yo..''ucap Shilla.Rio langsung mnggendong tubuh Ify ke UKS dengan rasa paniknnya.
sesampainya di UKS, Rio langsung merebahkan tubuh Ify diranjang yang sudah tersedia di UKS.
''Yo..gue ambil teh hangat dulu yah'' kata Shilla
''iay shill'' jawab Rio shilla pun keluar dari UKS untuk mengambil teh hangat untuk Ify.
sedangkan Rio duduk dikursi samping ranjang tempat Ify tergeletak.
''Fy,lo kenapa? jangan buat gue paniklagi dong,bangun Fy'' ucap Rio sambil menggenggam erat tangan Ify
''YO..'' gumam Ify lirih
''Fy lo udah sadar'' ucap Rio senang, Ify yang baru sadar itu hanya tersenyum tipis
''Fy, lo tau nggak tadi gue paniknya kaya apa liat lo pingsan gini'' curhat Rio masih dengan menggenggam tangan Ify
''lagian lo sih yo! tadi waktu gue panggil lo malah asik main mata Shilla sampai nggak denger kan kalau gue ngerintih kesakitan'' marah Ify
''Sorry fy, abisnya...'' jawab Rio terpotong
''apa! abisnya gue lagi asik fy, main mata sama Shilla?yakan!'' potong Ify dengan emosi. Rio terdiam,dia tidak bisa berkata lagi kalau Ify sudah marah.
''Kenapa lo diem yo!'' kata Ify
''FY, lo marah sama gue ya?'' tnya Rio
''enggak'' jawab Ify singkat. Rio mencium tangan Ify
''fy, plisss jangan marah sama gue'' pinta Rio memohon
''Rio,gue nggak marah ko sama lo,lo kan sahabat yang palinggg ganteng,kece,bau ketek,pesek,item,cungkring,hidup pula'' jawab Ify
''Nyeh. lo muji apa nyindir fy'' balas Rio cemberut
''Gue muji ko, tapi lebih tepatnya nyindir hhehe'' kata Ify
''ihh,gemes gue sama lo'' ucap Rio menyubit pipi Ify dengan gemas.
''ehemmm'' dehem seseorang diambang pintu UKS
''shilla'' kata Ify
''maaf gue ganggu ya?nih Fy,tehnya diminum dulu,gue keluar dulu ya'' ucap Shilla akan keluar tetapi tangannya dicegah oleh Rio.
''Lo nggak ganggu ko shill,sini aja temanin gue'' ucap Rio
DEGH!!!
'Temenin gue?Rio! yang sakit gue apa lo sih' keki Ify dalam hati
**pulang sekolah***
''Ify gue duluan ya, byee''pamit Shilla lalu keluar kelas .belom lama Shilla keluar kelas Rio datang masuk kekelas Ify
''idihh tumben yo , loe jemput gue kesini ''ucap Ify dengan membereskan buku-bukunya kedalam tas .
''Shilla mana fy''kata Rio mengalihkan pertanyaan Ify .'
'jadi Rio kesini cuma mau cari  Shilla 'pikir Ify
''fy !''ucap Rio mengagetkan Ify
''Eh ya '' jawab Ify
''Shilla mana ''tanya Rio lagi
''udah pulang''jawab Ify cuek lalu menyelempangkan tasnya kebahunya
''yah...''ucap Rio kecewa
''kenapa?'' tanya Ify
''hah, emm nggakk papa kok'' jawab Rio Ify tersenyum miring ,
''ya udah gue balik duluan yah ''pamit Ify
''eh, bareng ajah yuk lagian kakak lo ada rapat OSIS,pasti pulang sore kalo lo nunggu taksi pasti kehujanan ,gue bawa mobil kok ''ajak Rio
''ya udah deh ''balas Ify tersenyum .
Didalam mobil mereka hanya diam-diaman.Mereka sibuk dengan pikiran masing-masing
''FY..'' ucap Rio memecah keheningan yang tercipta
''iya..'''jawab Ify menoleh kearah Rio yang sedang menyetir.
''Menurut lo Shilla gimana orangnya ''tanya Rio ,Ify memicingkan satu alisnya ke atas.
''Shilla ''ulang Ify
''iya'' jawab Rio tersenyum semangat
''emm...Shilla orangnya baik , cantik , ramah , pintar lagi '' balas Ify
''Dia udah punya pacar belum ya fy ''tanya Rio lagi
'' dilihat dari sifatnya sih belom , emang kenapa sih ''kini Ify yang balik tanya sama rIO
''Sepertinya ... gue ada rasa sama Shilla , fy ucap Rio yang membuat Ify kaget plus shock.
'' e..elo ..suka sama Shilla yo '' kata Ify dengan nada bergetar , dengan entengnya Rio menjawab ''iya'',
sleep! hancur hati Ify sekarang . hatinya sakit banget saat Rio berkata seperti itu , tanpa disadari air mata jatuh membasahi pipinya
''YO BERHENTI!!!! ''TERIAK Ify tiba-tiba
CIIT BRUSSHHHHH
Rio mengerim mendadak , akibatnya kepalanya terbentur setir mobil .dan saat itu pula hujan turun dengan lebatnya
''kenapa cih fy ,''tanya Rio sambil mengelus-elus kepalanya yang kejedot tadi . Tanpa menjawab pertanyaan Rio,Ify lansung keluar dari mobil Rio dan berlari memecah derasnya hujan. Dia tidak peduli teriakan-teriakan Rio yang memanggil namanya. Yang terpenting sekarang adalah menangis untuk meluapkan kekecewaanya.
''RIO JAHATTTTT!!!'' teriak Ify dengan tertunduk lemas diaspal
''RIO JAHATT!!!KAMU TEGA SAMA AKU YO!TEGA!!!KAMU JAHATT" teriak Ify sambil menangis. yA? menangis ditengah hujan yang sangat deras sehingga tetesan-tetesan air matanya tidak terlihat.

“Aku kecewasama kamu, Yo. Hiks.. hiks..” Gumam Ify
“ARGGHH”Erang Ify sambil menjambak rambutnya. Dan pada saat itu pula keadaan menjadigelap, Ify tergeletak dijalan dibawah derasnya air hujan yang masih membasahibumi.
Sebuah mobilmewah yang melintas terpaksa berhenti karena Ify tergeletak menghalangi jalan.
“Loh kenapaberhenti, Pak?” Tanya seorang pemuda bermata sipit kepada sopirnya.
“Itu den,ada orang pingsan dijalan” Jawab Pak sopir. Pemuda itu tanpa banyak berfikirlagi lalu keluar menghampiri gadis yang tergeletak dijalan tersebut. Wajahgadis tersebut tertutup oleh rambutnya yang basah,sehingga pemuda tadimenyingkap rambut gadis itu,untuk melihat wajahnya.
“Astaga!Ify!!’’kaget pemuda tersebut shock
‘’Pak!PakJo!bantuin Alvin pak!’’ seru pemuda tersebut yang tak lain adalah Alvin, kakakIfy kepada sopirnya. Dengan terburu-buru Pak Jo supir pribadi Alvin dan Ifykeluar membawa payung.
“Ada apaden? Masya Allah non Ify” Kaget Pak Jo saat mengetahui yang pingsan adalahmajikannya sendiri dengan wajah yang pucat pasi dan darah segar keluar darihidungnya.
“Pak, kitabawa ke rumah sakit.” Ucap Alvin lalu membopong Ify kedalam mobil dibantu olehPak Jo.
“Fy, lokenapa sih?” Panik Alvin. Darah dihidung Ify semakin banyak yang keluar, bajuAlvin pun menjadi penuh dengan noda merah.
Sesampainyadirumah sakit, Ify langsung dilarikan keruang UGD. Sedangkan Alvin hanya bisamenunggu didepan pintu ruang UGD dengan khawatir.
“Alvin, Ifymana??” Tanya mama Zahra yang baru datang dengan papa Debo.
“Masihditangani dokter mah” Jawab Alvin.
“Alvin!Kenapa Ify bisa seperti ini?” Tanya papa Debo.
“Alvin gataupah, tadi Alvin nemuin Ify pingsan dijalan” Jawab Alvin.
“Kenapa kamubiarkan adik kamu pulang sendiri” Bentak papa Debo.
“Tadi Alvinada rapat OSIS pah..” Jawab Alvin menunduk. Dia tau kalau ayahnya itu sangatmenyayangi Ify, dia tidak mau kalau sesuatu yang buruk terjadi pada Ify.
“Pah, udahPah” Kata mama Zahra menengahi.
Cklek..Pintu UGD terbuka
“Dok, anaksaya kenapa dok?” Tanya papa Debo.
“Sebaiknyakita bicarakan diruang dokter saja, mari” Jawab Dokter ramah.
“Alvin, kamujaga adik kamu” perintah mama Zahra
“Iya, mah’’jawab Alvin lalu masuk keruang UGD.Disana tergeletak seorang gadis denganwajah  tirusnya yang pucat dan selangpernapasan yang menempel dihidungnya.
“Ka..kaakk”panggilIfy serak
“Ada apaFy?” Tanya Alvin
“kakakjangan bilang Rio kalau Ify sakit. Ify nggak mau ketemu Rio dulu kak” ucap Ifylirih
“Loh,kenapaFy,Rio kan sahabat lo dari kecil,masa nggak boleh jenguk” balas Alvin
“plisss kak”pinta Ify dengan wajah memelas
“Iya-iya,tapi lo harussembuh yah’’ jawab Alvin,Ify tersenyum
“Makasihkak” ucap Ify tulus
*****
“Apahh…leu..kimia” kaget wanita paruh baya shock saat diruang dokter
“Iya bu,pak.Anak anda menderita leukimi,salah satu jalan untuk penyembuhannya adalah denganmencangkok sumsum tulang belakang” jelas dokter
“jalan lainuntuk proses penyembuhan bisa melakukan kemoterapi,ya walaupun terapi itu hanyauntuk penyembuhan sementara’’ sambung dokter
“Pah..hiks..hiks..”tangis perempuan tersebut.
Cklek..
“Mamah,papah”ucap Ify  tersenyum bahagia,tapi justrumalah membuat mama Zahra menangis
“Loh,mamahkenapa pah?” Tanya Ify bingung. Tiba-tiba mama Zahra langsung mengahamburkepelukan Ify dengan tangisnya yang semakin membuat Ify tambah bingung
“Ify haruskuat,Ify nggak boleh sedih hiks..hiks..Ify anak mamah harus kuat dan tabah yasaying” tangis mama Zahra dipelukan Ify.
“Maksud mamaapa sih” Tanya Ify, mama Zahra melepas pelukannya lalu menatap papa Debo yangdibalasangguka olehnya.
“Ify, tadimama sama papa habis dari ruang dokter,terus dokter bilang kalau ify….’’ Ucapmama Zahra menggantung
“Kalau Ifymenderita ….leukimia’’ sambung mama Zahra menangis lagi. Sedangkan Ify kagetplus shock menuep mulut dengan tangannya. Butiran-butiran air bening mulaiterjun bebas dari matanya. Alvin yang mendengar juga sangat terkejut jugasangat terpukul bahwa adik satu-satunya itu menderita leukemia.
“Leukimia..mah” Ucap Ify terisak, mama Zahra mengangguk disela-sela tangisnya.
“Nggakmungkin!!! Nggak!! Ini bohong mah.. hiks.. hiks.. ini bohong, Ify ga mungkinpunya penyakit itu! Ini gak mungkin, nggak!!!!!!” tangis Ify pecah.
“Ify tenang,Ify” Ucap papa Debo lalu memeluk erat putrid kesayangannya itu dengan penuhkasih sayang.
2 minggukemudian…
Ify berjalandikoridor sekolah dengan lesu. Fikirannya benar-benar kacau saat ini. Dia masihshock dengan perkataan mamahnya 2 minggu lalu tentang penyakit yangdideritanya. Dia nggak terima, benar-benar tidak terima dengan semua ini. Sakithatinya juga belum terobati, kini rasa sakt itu datang ditubuhnya. Ck! Miris.
“Ify!!”panggil seseorang yang suaranya sudah tidak asing lagi ditelinga Ify dan suarayang sudah 2 minggu ini dirindukannya, Rio. Ya siapa lagi.
“Ada apa?”Tanya Ify malas
‘’ Gue mauTanya sesuatu sama lo” kata Rio
‘’Tanyaapa?” Balas Ify cuek dengan pura-pura memainkan hpnya.
“Kenapa lobeubah gini sih, Fy?” Tanya Rio
“Berubahgimana sih, Yo?” Tanya Ify pura-pura gatau.
“Ya, guengerasa 2 minggu ini lo ngehindar dari gue” Jawab Rio tajam.
‘’ Enggakpersaan lo aja kali” Ucap Ify.
“Perasaangimana Fy! Lo jangan bohong sama gue, Fy. Lo itu sahabat gue dari kecil! Oh,apa lo udah gak butuh gue lagi? Iya?” Balas Rio emosi.
“Kok lonyolot sih” Ucap Ify ikutan emosi.
“Tau ah,bilang aja kalo lo udah bosen sama gue, gue akan pergi dari kehidupan lo, guega akan ganggu lo! Mudah kan?” Kata Rio sambil pergi meninggalkan Ify yangmasih terpaku dengan perkataan Rio.
“Maafin gue,Yo. Suatu saat nanti lo pasti tau yang sebenarnya. Hiks hiks..” Gumam Ify laluberjalan menuju kelasnya. Ify melihat Shilla yang tengah asik denganhandphonenya. Sebuah senyuman bahagia tampak menghiasi wajahnya.
“Ehh.. Ifyudah datang” Ucap Shilla.
“Kenapa lo,Shill? Kelihatannya seneng banget” Balas Ify sambil duduk ditempat duduknya.
“Kasih taugak yaa..” Kata Shilla malu-malu.
“Ih Shillamah” Jawab Ify penasaran.
“Ify kepoah” ledek Shilla.
“Iya! Dan lobikin gue kepo. Cepet kasih tau” Jawab Ify seperti orang menagih hutang (?).
“Santai mba,hehe.. Emm, Rio ngajakin gue jalan Fy” Ucap Shilla yang membuat Ify melotot.
“Aaaa, gueseneng banget” sambung Shilla dengan wajah yang sangat bahagia.
“Ohh” ResponIfy singkat. Shilla melengos karena IFy hanya meresponnya seperti itu.
***
@taman
“Tumben Yolo ngajakin gue ke taman?” Tanya Shilla basa-basi.
“Ya,sekali-kali aja Shill, hehe. Oh ya, gue beli minum dulu yaa” Ucap Ro. Shillamengangguk. Riopun langsung pergi entah kemana.
10 menitkemudian..
“Aduhhh, Riomana sih! Jangan-jangan gue ditinggal lagi, awas aja nanti” Gerutu Shilla.
Jrenggg..Jrenngg…
Shlla yangmendengar petikan giter lalu menoleh kesumber suara. Dia speechless saatmengetahui orang yang bermain gitar dan menyanyikan sebuah lagu untuknya.
(Rio-KasihPutih)
Riomeletakan gitarnya
“Shilla itulagu gue persembahkan buat lo” Ucap Rio dan mendekati Shilla, lalu meraihtangan Shilla. Rio berluut didepan Shilla dan mengeluarkan setangkai mawar yangindah.
“Shilla,kaulah gadis istimewa dimataku. Shilla, kau membuatku kehabisan nafas saatmelihatmu terenyum. Aku ingin selalu bersamamu. Walaupun kita baru kenal, tapiberdesir saat dekat denganmu” Ucap Rio romantic. Rio berdiri seperti semula,tetapi bunga mawar itu tetap ia pegang.
“Shilla, canyou be my girlfriend?” Ucap Rio.
Shillabenar-benar terkejut dengan perkataan gugup Rio. Shilla menarik nafas panjanglalu mengambil bunga mawar itu dari Rio.
“Yes, I can”Jawab Shilla tersenyum bahagia.
“Yes!Makasih Shill” Ucap Rio lalu memeluk erat tubuh Shilla.
Ify yangdiam-diam melihat adegan tersebut merasakan sesak didadanya ketika Rio menembakShilla.

“ARGHH…’’ Geram Ify memukul pohon itu sampai  tangannya memar. Lalu dia pergi berlaridengan isak tangisnya.
“Disaat kita sedang berantem,lo masih bisa-bisanya untukseneng –seneng yo,sedangkan gue…’’ gumam Ify dengan berlari
Brukkkk…..
“adaw!’’ rintih seorang cowok yang ditabrak Ify
“Soryy,sorry gue nggak sengaja’’ Ucap Ify lalu membantucowok itu berdiri
‘’Makanya kalau jalan liat-liat dong’’tegur cowok itu
“Maaf” ucap Ify menunduk, cowok itu tersenyum
“Iya gue maafin ko,lo kenapa nangis” tanya cowok itu. Ify mendongak.
“Nggak papa,tadi Cuma kelilipan doang ko” jawab Ify
“lo kelilipan?sini gue tiup ” ucap cowok itu lalu meniup perlahan mata Ify. Jarak mereka sangat dekat,sehingga Ify bis mencium aroma wangi parfum cowok tersebut. Skak! Mata cowok itu dan Ify bertemu. Mereka saling  bertatap-tatapan.ify yang menyadari langsung menghindar
“maaf” ucap Ify,cowok itu hanya menggaruk tengkuknya yangsama sekali tidak gatal
“Oh ya..emm gue Gabriel,lo’’ tanya cowok tersebut yangbernama Gabriel
“Ify” jawab Ify tersenyum
“lo anak mentari yah’’ tanya Gabriel
“Bukan. Gue anak  mama sama papa ko” jawab Ify polos. PLAK! Gabriel menepuk jidatnya ,dia yang salah bertanya apa Ify yang kelewat bego
“ Maksud geu, lo anak SMA MENTARI?” tanya Gabriel
“ohhh..iya gue ank SMA MENTARI. Ko tau’’ jawab Ify
‘’Tau dongg, gue kan sohibnya ketos(ketua OSIS) sekolah lo’’ucap Gabriel bangga
“Ketos?kak Alvin” tanya Ify lagi
“iya” jawab Gabriel tersenyum
“ko bisa sih kaka Alvin punya sahabat nggak pernah cerita sama gue” ucap Ify, Gabriel memicingkan alisnya
“lo siapanya Alvin?” tanya Gabriel
“Gue adeknya” jawab Ify
‘’OHHH…’’balas Gabriel
Mereka pun akhirnya ngobrol sana-sini sampai tidak terasa hari sudah sore
“Kak,gue pulang dulu ya” pamit Ify
‘’mau gue anter” tawar Gabriel
“nggak usah kak,tuh udah ada taksi duluan yah’’ jawab Ifylalu masik kedalam taksi yang sudah di stopnya
 ‘kak iel baik,enakjuga diajak ngobrol,lumayanlah bisa ngobatin rasa sakit hati gur. Andaikan aja dulu dari awal gue dipertemukan sama kak Iel bukan sama Rio. Mungkin gue nggak bakal sesakit ini’ pikir Ify melamun.
‘’Neng sudah sampai neng’’ ucap sopir taksi yang membuyarkan lamunan Ify
“eh..iya pak ini uangnya,makasih”
‘’Ify pulang’’ teriak ify,tapi tidak ada sahutan. Ify langsung menuju kamarnya,disana terdapat mamanya sedang berkemas-kemas
‘’ehh Ify udah pulang,kamu istirahat yah?besok jadwal kamukemo kan” kata mama Zahra
‘’mama,Ify kan udah bilang kalau Ify nggak mau dikemo!Ify nggak mau’’ tolak Ify
Mama Zahra berhenti berkemas-kemas lalu mendekati Ify
“Ify mau ya” rayu mama Zahra
Ify menggeleng cepat sembari meneteskan air matanya yang takmampu terbendung lagi. Bukan!bukan karena Ify cengeng atau apa,tapi  Ify merasa dia hanya merepotkan orang lain saja. Mama Zahra tertegun bingung mau membujuk Ify apalagi.
‘’kamu nggak mau sembuh untuk mama,kamu tega ya sama mama”ucap mama Zahraterisak,Ify menggeleng lagi.
“nggak bukan gitu. Ify mau sembuh untuk mama,papa,kakAlvin,dan yang lain,tapi Ify takut mah”
“kenap harus takut,Ify nggak boleh kalah sama penyakit ya nak.Mama yakin Ify pasti kuat” kata mama Zahra menyemangati Ify,akhirnya Ify mengangguk juga
‘’maafin mamak sayang” isak Mama Zahra.
>>>>>>>>>>
‘’yo,Ify nggak masik lagi kenapa ya” tanya shilla saatbersama RIO dikantin
‘’ paling juga lagi kerumah omanya dibandung’’ jawab Rio yang sangat bertolak belakangdengan yang sebenarnya
‘’yahh,sepideh kalau nggak ada Ify’’ ucap shilla
‘’kan masih ada aku shill’’ balas Rio
‘’ya sih, emang kamu nggak khawatir sama Ify,dia kan sahabatkamu’’ tanya shilla
‘’kenapa khawatir,dia kan lagi seneng-seneng sedangkan kitaharus belajar disekolah’’ jawab  Riosalah lagi.Ck!Dasar Rio.
‘’iya juga yah hehe’’ jawab shilla,Rio gemas sendiri denganpacar barunya ini
“shill, aku mau bilang sama kamu’’ ucap Rio
‘’apa?” jawab shilla
“I LOVE YOU’’ balas Rio
‘’I LOVE  YOU TOO’’Jawab shilla tersenyum
^^^^^^^
Kemotherapi pertama selesai Ify jalani,dan berjalan denganlancar.
“Ify,apa yang lo rasain?sakit fy,mana yang sakit’’ khawatirAlvin
‘’Dingin kak’’ kata Ify namun Alvin mengernyit padahalac-nya sudah  dimatikan
‘’kan ac-nya udah dimatiin fy’’ jawab Gabriel mendekati Ify
‘’Tapi dingin banget’’ jawab Ify dengan mengigil. Gabrielmendekati Ify lalu menyelimuti tubuh Ify. Tapi Ify tetap mengigil,Gabriel makinbingun.
‘’ini reaksi dari kemo yel’’ bisik Alvin ditelinga Gabriel,Gabriel mengangguk paham.
Alvin menatap nanar adik kesayangannya itu,rasanya inginsekali Alvin menggantika posisi Ify yang tengah terbaring dengan segala kelemahannya itu.
    >>