Senin, 20 Juli 2015

SAD IS? part 1




Assalamualaikum wr.wb
Pertama-tama gue ngucapin minal aidzin wal faizdin mohon maaf lahir dan batin
Selamat hari raya ya Guys,masiih adakah opor ayam kalian buat gue wkwk,selagi udah lebaran gue mau ngasih kalian THR nih… kalau gak suka NO WHAT WHAT :P typo bertebaran mohon dimaafkan mumpung lagi lebaran hahah.
***
Mungkin ini keputusan terkonyol yang pernah dibuatnya.
Tapi binar mata itu berbicara sebaliknya.
 Ini adalah awal baru untuknya.
***
Rio menatap Zahra dengan sinis. Ia mulai gerah dengan perlakuan-perlakuan manis Zahra terhadapnya yang semakin hari semakin membuatnya enek. Wanita ini memang cukup gigih mengejarnya,ia mendatangi Rio setidaknya tiga kali sehari kayak makan saja.
Bukan Cuma itu,Zahra juga sangat royal padanya,tak jarang ia membeli barang-barang mahal untuknya. Emangnya Rio itu cowok macam apa,dengan cara memberinya barang-barang mahal akan langsung luluh dengannya. Tidak akan!
“Gue mau balik” ujar Rio beranjak dari bangku depan kelasnya dan berjalan cepat ke gerbang sekolahnya. Zahra mengejarnya.
“Bareng gue yuk Yo? Kan rumah kita kan searah”
“Gue bawa mobil”
“Biarin aja,ntar gue nyuruh supir gue buat bawa mobil elo”
“Gue gak bisa menyerahkan barang-barang gue sama orang asing”
“Gue jamin 100% aman kok Yo” ucap Zahra ngeyel
Rio menghentikan langkahnya,ia berbalik menatap Zahra. Ia sangat ingin sekali melenyapkan wanita didepannya ini. Ia sudah cukup sabar mengahadapi sikap Zahra.
“Apa elo pikir elo pantas buat gue hah!”
Ditanya seperti itu Zahra langsung tergagap,tapi dasar wanita bermuka dua. Dengan pedenya ia menjawab pertanyaan Rio itu.
“Gue rasa gue cukup pantas buat elo. Gue kaya,gue cantik,gue cukup popular diantara anak-anak. Jadi,elo bakal beruntung banget dapat pacar secantik gue Rio. Cowok lain aja sampai mohon-mohon sama gue buat jadi pacar mereka. Tapi gue tolak mentah-mentah demi elo. Jadi elo mau kan Rio jadi pacar gue? Ayolah Rio ini kesempatan buat elo” ujarnya mulai menyombongkan diri. Rio berdecak, rasanya ingin muntah ia mendengar ucapan Zahra.
“Thanks! Silahkan ucapkan kata-kata elo itu buat cowok lain. So,jangan deketin gue lagi” ucapnya sinis.
Rio meneruskan langkahnya. Meninggalkan Zahra yang Cuma bisa bengong menatap punggungnya yang semakin menjauh. Zahra mengukir sejarah dirinya. Ditolak mentah-mentah dengan segala usahanya. Bahkan harga dirinya.
**
“Elo nolak Zahra bro?” Tanya Alvin sambil menyeruput es teh botolnya.
Rio hanya mengangguk pelan.
“Elo nolak cewek lagi Yo? Elo homo ya! Dih…” Tanya Alvin kesal
“Ngawur aja lo sipit! Gue nolak Zahra bukan berarti gue homo ya! Dia itu bukan tipe gue”
“Elo bego banget sih. Zahra kurang apa coba. Dia cantik primadona sekolah,kaya,popular sekolah”
“cewek kaya Zahra dalam 2 detik gue bakal bosen pacaran ama dia. Lagian,gue gak suka cewek  macam Zahra. Terlalu agresif sama cowok! Biarkan saja gue memilih cewek pilihan gue Vin.. elo gak perlu mengomentari hidup gue”
Alvin menghela napas beratnya. Ia sadar-sesadar sadarnya orang sadar (?), sahabatnya itu memang pantas untuk memilih sekehendak hatinya. Rio nyaris sempurna. Ia mewarisi darah Manado-Belanda dari kedua orang tuanya. Yang membuat wajahnya tak kalah dari pangeran-pangeran dikerajaan. Bukan Cuma fisiknya saja,Rio juga memiliki kecerdasan diatas rata-rata dan segudang bakat yang dimilikinya. Rio juga dinobatkan sebagai vokalis dalam group band dan juga kapten Tim Basket sekolahnya.
Tapi entah mengapa dalam urusan CINTA Rio tidak terlalu memikirkan. Ia terlalu sibuk berlatih band dan Basket daripada melirik cewek-cewek sekitarnya yang terlalu banyak menebar pesona kepadanya. Karena saking jarangnya bahkan tidak pernahnya ia membahas cewek, Alvin selalu mengejeknya. Telat puber?Homo? gak normal,dan lain sebagainya. Tapi Rio tidak peduli,ia sudah cukup puas dikagumi banyak wanita. Dan..Rio belum siap untuk bersama seseorang yang tak pasti mencintainya.
“Elo sempurna Rio? Ayolah lo sadar itu”
Rio mulai jengah dengan ocehan Alvin yang tiada hentinya membahas cewek-cewek dan cewek.
“Apakah gak bahasan yang lebih penting? Gue bisa menerima cewek,tapi gak harus sekarang kan?”
“Ya tapi setidaknya elo jangan bersikap terlalu sinis. Elo nggak takut karma?” Tanya Alvin.
Rio berdecak sinis
“Gue ganteng,gue pintar,gue mandiri.  Gak ada cewek yang mau nolak gue Vin” jawab Rio
“Oke. Elo bener Yo,Elo ganteng,pintar,mandiri. Tapi inget,hukum alam itu ada” ujar Alvin lalu meninggalkan sahabatnya yang sangat keras kepala itu.
***
Rio meregangkan tangannya setelah capek membuat lirik lagu barunya untuk bandnya itu. Ia melihat keluar. Hujan lebat,petir yang sesekali memekakkan telinga membuatnya urung untuk melanjutkan membuat lirik lagu barunya. Konsentrasinya sudah buyar. Ia terdiam,teringat perkataan Alvin siang tadi. Apakah benar hukum alam itu ada,apakah Rio nanti akan mengalaminya? Rio tau, ia sangat  sering membuat cewek sakit hati dengan perkataannya dan juga sikapnya itu. Tapi apa Rio salah, Rio juga begitu muak dengan ulah cewek-cewek itu yang bergitu agresif dengannya. Ah.. semoga saja ia tidak mengalami hukum alam itu yang sepertinya begitu menyeramkan baginya. Ia tak bisa membayangkan cowok sempurna seperti dirinya mengalami hukum alam itu. Bagaimana mungkin akan ada cewek yang menolaknya,secara Rio sangat ganteng,pintar,mandiri,dan berbakat. Ck.. mungkin hanya cewek buta yang nolak gue ujarnya dengan tenang.
Rio tersentak saat handphone-nya bordering nyaring. Ia mengangkatnya dengan kesal,mengganggu lamunannya saja.
“hallo” sapa Rio ogah-ogahan
“hallo Rio! Gue Zahra”
“Elo lagi” gerutu Rio dalam hati
“Iya ada apa?”
“Gue mau ngomong soal tadi siang”
“Sorry Ra,kayaknya itu bukan sesuatu yang penting dibahas” ujar Rio
“Elo harus dengerin! Penting!!” ujarnya ngeyel
Rio membiarkan saja wanita agresif itu bicara diseberang teleponnya.
“Gue tau kok Yo gue kecepetan bilang gue suka sama Elo.. mungkin elo kaget dengan ucapan gue yang berlangsung begitu aja. Gue minta maaf, mungkin seharusnya gue nunggu elo yang bilang kayak gitu sama gue.. gue juga sadar kok Yo? Mungkin elo juga ngerencanain sesuatu kan buat kejutan untuk gue?......”
Rio meletakkan handphone-nya,dan membiarkan Zahra ngoceh sendiri tentang fakta yang sangat absurd sekali. Ia melongok keluar,hujan lebat berganti gerimis. Matanya melihat jalanan yang sepi dengan aspal yang basah. Tiba-tiba saja Rio menajamkan matanya,ia melihat sesuatu yang begitu menarik perhatiannya. Sosok gadis yang tengah berjalan sendirian diantara butiran-butiran air gerimis itu. Wajahnya yang begitu cantik dengan pandangan mata yang terus menatap kedepan membuat rasa aneh yang muncul dibenak Rio. Baju gadis itu basah kuyup akibat hujan lebat tadi mungkin.
Rio tersentak saat melihat gadis itu jatuh diaspal yang berlubang kecil . Dengan sigap,Rio berlari keluar rumah dan mengahampiri gadis malang itu.
“Elo tidak apa-apa?” ucap Rio sambil membantu gadis itu berdiri, gadis itu hanya membalas pertanyaan Rio dengan gelengan kepala. Setelah bisa membantu gadis itu berdiri kembali,Rio menatap lekat wajah gadis itu. Cantik bak bidadari sangat melekat diwajah gadis itu. Dari sekian banyaknya gadis yang mengejar Rio. Gadis dihadapannya ini terlihat sangat berbeda,ia sangat cantik. Rio sebelumnya belum pernah melihat gadis secantik ini selain Mamanya.
“Apa elo  kedingingan?” Tanya Rio
Gadis itu menggeleng lagi,kemudian ia mengatupkan kedua telapak tangannya dan tersenyum kepada Rio sebagai tanda terima kasih. Rio terpesona dengan senyumnya. ia merasa tidak asing dengan senyum itu,senyum yang pernah ia lihat. Tapi kapan?dimana?Rio tidak tahu itu.
Gadis itu berbalik memunggungi Rio lalu melanjutkan perjalanannya.
“Tunggu! Elo mau kemana?” Tanya Rio
Gadis itu tak menghiraukan pertanyaan Rio ia terus saja berjalan meninggalkan Rio.
“Hey,nama kamu siapa,Gue Rio?” teriak Rio entah mengapa rasanya ingin sekali Rio berkenalan dengan gadis itu. Dan tepat saat Rio meneriakkan namanya langkah gadis itu terhenti.
“Rio…??” ucap gadis itu pelan sehingga tidak ada yang mendengarnya selain dirinya sendiri. Ia merasakan tubuhnya kembali bergetar. Apakah dia? Apakah dia? Batin gadis itu.
“Elo bisa kan jawab pertanyaan gue?”
***
Gadis itu berjalan dengan terburu-buru dijalan. Langkah kakinya yang biasa bergerak santai kini terpaksa harus lebih gesit melangkah. Ia menengok jam tangannya, pukul 6.50 astaga! 10 menit lagi jam sekolah akan berdentang dan Ia baru saja keluar dari halaman rumahnya,sedangkan perjalanan dari rumahnya menuju sekolah harus ditempuh selama 15 menit jika berjalan kaki. Dan sialnya lagi, ban sepedanya juga gembes. Dirumahnya kini hanya tertinggal sebuah mobil alphard yang berkandang manis dibagasinya. Yakali dia harus memakai mobil kesekolah. Astaga! Dia sungguh ceroboh, ia lupa memasang alarm kamar tidurnya sehingga ia bangun kesiangan. Belum lagi mamanya juga lupa membangunkannya.
“Omaigat 5 menit lagi bel, Ya Tuhan bantu aku bantu aku” ucapnya sambil mempercepat laju kakinya. Ia tersenyum sumringah saat sudah berada didepan gerbang sekolahnya.Namun, Saat ia tengah menyeberang,gadis cantik itu tidak terlalu memperhatikan kanan-kiri jalan. Ia sudah sangat tergesa-gesa. Belum lagi diseberang jalan ada sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dan gadis itu sudah berada ditengah jalan.
TIN..TIN..TINN..TINN
Klakson mobil itu berbunyi sangat nyaring membuat gadis itu menoleh,senyumnya memudar seketika dan berubah menjadi wajah panik .ia berusaha menghindar tetapi kakinya sudah sangat berat untuk melangkah,seperti ada sesuatu  yang mengikatnya. Ia hanya pasrah dan memejamkan matanya.
BRAKK….
Dan tabrakan pun tak bisa dihindarkan,tubuh gadis itu terpental dan membentur aspal. Darah mulai bercucuran ditubuhnya. Sang pengendara mobil itu keluar,ia begitu terkejut dengan apa yang terjadi. Ia tak bisa melihat jelas wajah gadis itu,karena wajah gadis itu telah terpenuhi oleh darah.
“RIO!! APA YANG ELO LAKUIN”
“GUE..GUE GAK TAU..GUE GAK TAU” jawabnya parau
“RIO! PERGI SEKARANG! KALAU KITA GAK MAU TERKENA URUSAN DENGAN POLISI!”
“Tapi…”
“Cepat RIO sebelum ada orang yang melihat kita”
Ia mengangguk lalu masuk  kembali kedalam mobilnya. Dan melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh.
sosok gadis itu kini tengah dirubung banyak orang. Ada juga yang sibuk memanggil polisi dan ambulance.
Ditempat lain,penabrak gadis itu terus saja melajukan mobilnya entah kemana bersama temannya itu. ia merasakan tangannya masih bergetar hebat,hanya keheningan yang tercipta dimobil itu. ia mengurungkan  membolos sekolah untuk menenangkan diri.
“udah Yo.. gak usah dipikirin. Kita udah kabur,elo gak bakal kena polisi kok”
“Gue takut Vin,gue takut kalau gadis itu meninggal. Gue..guee..”
“udah Yo,elo tenangin pikiran elo dulu,yah..”
Pemuda itu hanya mengangguk saja dan memilih diam.
Tiba-tiba mobilnya berhenti.
“Loh..kok mogok!”
BRAKKKKKK
Suara gebrakan keras membuat dua pemuda itu terkejut. Rio melongok keluar jendela mobil,ia terkejut saat mendapati gadis yang ditabraknya tadi berdiri tak jauh dari mobilnya. Gadis itu menatapnya tajam seakan dipenuhi oleh dendam yang membara. Rio tak bergeming ia tetap menatap gadis itu, tetapi wajah gadis itu masih tetutup darah. Tiba-tiba tubuh gadis itu melayang kearahnya siap untuk membunuhnya mngkin.
“AAAAAAAAAAAAAAA”
Rio terbangun dari tidurnya. Ia tak menyangka kejadian 2 tahun silam itu terus saja menghantuinya. Rio merasa sangat bersalah dengan gadis itu,ia telah merusak jiwa gadis itu. Dan Rio juga tidak tau apakah gadis itu masih hidup atau tidak.
“Astaga! Kenapa elo selalu ada dimimpi gue” ucapnya frustasi sambil mengacak-acak rambutnya. Ia mengambil Handphone-nya.
“Hallo Vin,gue mau ngomong sama elo! Gue kerumah elo sekarang”
Setelah selesai menguhubungi Alvin,Rio melempar handphonenya asal.
“Ya Tuhan… apa hukuman yang akan terjadi akibat aku menabrak gadis itu” gumamnya



Kamis, 07 Mei 2015

GUE PIKIR LO SETIA *RIFY



Bagi para cewek,gimana sih rasanya kalian kalau diselingkuhin dan dikhianatin pacar? Nyesek? Pasti. Sakit hati? Biasa.  Nangis? Udah hobi kali yah… tapi kalau ngelakuin hal yang enggak-enggak gimana?  yakali ada yang sampai gantung diri dipohon tomat(?) kan bisa barabe. Jangan sampai selebay gitu juga ya guys,kita putus atau diselingkuhin mah woles aja… nyari yang lain yang lebih baik dari doi kan banyak. Inget deh kata guru ngaji katanya jodoh ada di tangan Tuhan kan. Walaupun sakit banget ini hati tapi gpp bakal ada yang bales kok.
***
Alyssa sufika umari atau biasa dipanggil Ify itu adalah salah satu korban dari cuplikan curhatan gue diatas. Dia gadis yang baik,cantik,rajin menabung dan tidak sombong. Ify mempunyai seorang kekasih yang bernama lengkap Mario Stevano Aditya Haling atau kerap dipanggil Rio,mereka jadian tanggal 24 oktober 2010 nah sekarang udah 2015 kan? Berarti mereka telah menjadi sepasang kekasih selama 5 tahun berturut-turut. Mereka termasuk pasangan yang awet padahal mereka gak pake bahan pengawet buatan(?) selama berpacaran mereka selalu KELIHATAN so sweet,tapi entah untuk yang aslinya. Diantara mereka juga saling SETIA walaupun itu belum benar kenyataanya. 
‘’Rio’’ panggil Ify kepada Rio kekasihnya
‘’Apa?’’ jawab Rio dengan cuek
‘’kamu tadi malam begadang yah..tuh liat deh mata kamu kok masih keliatan sayu banget. Rio Rio kan aku udah bilang sama kamu jangan tidur kemaleman gak baik buat kesehatan kamu. Mata kamu juga perlu istirahat Rio, kan tiap waktu kamu gunain buat  melototin hp,laptop,ama Ps gak capek tuh mata hah? Tuh liat mata kamu udah sayu,merah lagi ihh…kamu lupa ya kalau setiap kita teleponan aku selalu kan ngingetin kamu jangan suka bega…’’
‘’IFY STOP!!!’’ bentak Rio memotong ocehan Ify yang membuat kepalanya terasa pening.
‘’ kebiasaan banget sih pagi-pagi selalu bikin kuping gue budeg! Nyokap gue aja gak ngelarang gue begadang! Lo?? Cuma PACAR gue aja udah sok-sokan ngatur gue ck!” kesal Rio sambil menunjuk wajah Ify. Ify tersentak karena ucapan Rio dan perlakuan Rio seperti itu. Selama mereka berpacaran baru kali ini Ify dibentak sekeras itu sama Rio.Belum lagi panggilan ‘’aku,kamu’’ yang biasa diucapkan Rio kini menjadi ‘’Lo, Gue’’.
‘’ma..maaf  Yo.. aku kaya gini kan karena aku sayang sama kamu’’ ucap Ify sambil menunduk,tangannya ia gunakan untuk  meremas rok abu-abunya karena saking takutnya dengan tatapan Rio.
‘’sayang? Kalau sayang sama gue gak gini caranya! Lo bersikap seperti itu ke gue,gue terkekang tau gak! Lo bukan nyokap gue Fy yang punya hak mengatur hidup gue! Ngerti?”
Ify tercengang dengan perkataan Rio yang sangat menusuk batinnya itu,ia tidak menyangka kalau Rio bisa berkata seperti itu kepadanya. Mata Ify mulai berkaca-kaca ia sudah sangat was-was dengan ucapan yang akan Rio lontarkan lagi selanjutnya. Apakah ini akhir dari kisah kasih mereka yang sudah terjalin selama 5 tahun ini? Tidak! Ify tidak akan membiarkan semua itu terjadi. Karena ia sudah sangat begitu mencintai Rio,Ify harus berpikir positif, Ify yakin ini Cuma pertengkaran kecil saja. Dan pasti Rio nanti akan meminta maaf kepadanya dan mereka akan  menjalani kisah kasih mereka lagi dengan bahagia. Iya ! Ify harus berpikir positive!!
‘’sekarang terserah lo mau ngapain? Gue mau sendiri!!” ucap Rio ketus  lalu berjalan meninggalkan Ify.
‘’Yo…” panggil Ify ,Rio berhenti sejenak lalu memutar badan menghadap Ify
“kita….kita belum putus kan??” Tanya Ify dengan suara bergetar. Rio tersenyum miring kepada Ify
“menurut lo?” balas Rio lalu berbalik dan meninggalkan Ify.
‘Rio belum mutusin gue kan? Gak mungkin Rio mutusin gue. Iya tadi Rio itu Cuma lagi kesel Ify…semangat!!’ batin Ify menyemangati dirinya sendiri.
***
Ify berjalan santai seolah tidak terjadi apa-apa dengan dirinya. Ia terus mengumbar senyum kepada siapapun  yang berpapasan dengannya. Ia duduk dimejanya dengan wajah yang ceria seolah juga tidak ada beban.
“Eh Fy lo tadi kenapa adu mulut ama Rio dikoridor?” Tanya Sivia teman sebangku Ify.
“hah? Gpp kali Cuma masalah kecil kok,nanti juga bakalan kelar” jawab Ify sambil tersenyum kecil.
“segitu yakinnya lo Fy gak bakal ada sesuatu diantara kalian?” ucap Sivia ragu
“lo kok gitu sih! Gue sama Rio udah pacaran selama 5 tahun sivia??kita udah saling mengenal kepribadian satu sama lain? Jadi kalau ada masalah seperti ini wajar dong.. ya walaupun untuk pertama kalinya Rio marahin gue sekeras itu tadi. Huftt tapi mudah-mudahan sih Rio Cuma kesel doang. Nanti juga bakalan minta maaf kok”
“yaya gue percaya deh,tapi ya Fy kalau kata nyokap gue kalau kita kelamaan pacaran biasanya salah satu diantara pasangan itu bakal ada yang ngerasa bosen. Apalagi jaman sekarang,selingkuh ama mendua udah jadi trending topiknya remaja. Terus kalau udah pada putus rame-rame bikin hastag sakitnya tuh disinilah,pusing pala Barbielah… diamah gitu orangnya. Cuihhh goyang dumang aja sekalian”
“eh Viaaa gue kan bahas Rio kenapa lo nyangkutnya ama status hastag? Aneh deh”
“eitsss gue gak aneh ya Py,gue Cuma mau ngingetin lo doang kok! Walaupun Rio kesannya setia ama lo?tapi gak tau kan dibelakang lo dia kayak apa? Gue gak mau aja lo nanti bakal jadi korban pembuat hastag alay  kayak gitu” kata Sivia sok bijak ala Mario Teduh.
“oke?oke itu gak bakal terjadi” balas Ify seperti meremehkan ucapan Sivia.
***
Bel istirahat berdentang siswa-siswi berhamburan keluar kelas bagaikan macan kelaparan langsung menyerbu bibi kantin. Tapi lain bagi Ify,ia memilih untuk menghampiri sang kekasih yang berada dikelasnya. Ia berjalan dengan lenggak-lenggok disepanjang koridor sekolah,bagaikan ratu yang baru saja turun dari kereta kencananya(?) siapa sih yang tidak tertarik dengan Ify. Cantik banget wajahnya mirip salah satu personel BLINK. Rambutnya yang panjang lurus tergerai indah bergelayutan  tertiup angin. Senyumnya yang sangat menawan mampu membuat kaum adam terenyuh. Beruntung sekali Rio memiliki gadis ini,padahal masih banyak sekali orang yang diam-diam menyukai gadis tirus itu.
“hay Ify” sapa Alvin salah satu kapten futsal disekolah.
“hay kak Alvin” balas Ify sambil tersenyum
“mau kemana?”
“ke Rio kak hehe,kakak sendiri?” Tanya Ify
“oh..mau ke lapangan Fy”
“owh,,ya udah kak duluan yah” pamit Ify sambil melewati Alvin. Aroma parfum .
Ify begitu menusuk hidung Alvin,sangat wangi.
‘andaikan gue bisa pacaran sama lo Fy’
Ify terus berjalan kearah kelas Rio,terlihat sepi!mungkin lagi pada jajan dikantin. Ify sudah hampir sampai didepan pintu kelas Rio. Namun didalam sana seperti ada orang sedang bercanda.
“Ih..kamu apaan deh haha”
“kamu cantik banget tau Shill,aku serius loh”
“haha Rio iya deh..makasih ya sayang..”
Ify tercekat ketika nama Rio disebut. Sayang? Oh tidak apakah Rio telah selingkuh! Ia mengintip dari depan pintu,untungnya saja mereka membelakangi pintu jadi Ify lebih leluasa melihatnya. Ify melihat Rio mendekatkan wajahnya karah gadis itu,dan terlihat sepertinya mata gadis itu telah terpejam. Ify meremas ujung bajunya untuk menyalurkan rasa sakit yang mulai menyergapi hatinya. Rio semakin dekat kearah wajah gadis itu dan… jarak diantara keduanya telah terhapuskan. Rio mencium gadis  itu! Tepat dibibir gadis itu. Hati Ifyseperti tertusuk oleh ribuan jarum yang sangat tajam. Sakit sekali kawan..
Ia tidak menyangka Rio akan berbuat hal seperti itu kepada gadis lain,bahkan selama pacaran Rio tidak pernah melakukan hal itu kepada Ify. Dan kini dengan nyata telah terjadi didepan mata Ify ciuman Rio kepada gadis itu.
“BRENGSEK!!!!” teriak Ify membuat Rio dan gadis itu tersadar dari aksi mereka yang belum kelewatan.
Rio melihat Ify berdiri dengan air mata yang bercucuran dan mimik wajah yang sulit diartikan. Tangan Ify mengepal kuat,ia berjalan menghampiri Rio dan Gadis itu.
PLAKKK…PLAKKKK
Dua tamparan mendarat hebat dikedua pipi Rio,Rio meringis merasakan panas pada kedua pipinya akibat tamparan Ify.
“lo tega ya Rio sama gue! Lo tega! Cowok pengecut lo!brengsek! cuih.. najis gue pacaran sama lo!”  ucap Ify dengan garang
“kenapa?gue kan udah bilang sama lo Fy gue mau sendiri. Lo gak maksud kata-kata gue tadi pagi.” Balas Rio tak kalah garang
“oh..jadi ini balasan lo selama 5 tahun ini hah! Oke gpp Rio fine! Gue tau alas an lo kayak gini. Oke fine….. tapi lo adalah orang yang paling bego didunia ini karena udah tega-teganya khianatin gue makhluk Tuhan yang paling cantik ini. Emang ya jaman sekarang remaja itu kalau belum selingkuh belum puas..dasar brengsek!dan untuk lo…lo adalah cewek murahan! Udah tau Rio punya pacar diembat juga! Gak laku lo? Atau lo dibayar berapa ama Rio untuk ngelayanin dia hah…jadi cewek kok apalah-apalah banget sih lo iuhhhhhh”
“Ify jaga omongan lo ya.. dia gak seburuk yang lo kira. Dia lebih baik dari lo ngerti!” kata Rio sambil mendorong bahu Ify dengan kasar sehingga Ify menabrak dinding kelas.
‘’aw..’’ rintih Ify karena tubuhnya tertebrak dengan keras.
“brengsek lo Rio! Gue pikir lo setia! Tapi ternyata sama aja lo. Tukang selingkuh cuihhhh……..gue gak bakal nyesel udah diputusin lo. Karena disana masih banyak kok yang mau sama gue,yang lebih baik dari lo!”  balas Ify kemudian pergi meninggalkan Rio dan gadis itu.
“argghhhhhhhhhh” teriak Rio frustasi.
***
Nah gimana guys…. Kita bisa dong bersikap kayak Ify,diselingkuhin santai aja. Kita pede aja ya kalau kita itu masih bisa dapet yang lebih baik dari dia. Gpp diselingkuhin,walaupun sakitnya tuh disini. Tapi selingkuh bisa mengajarkan kita tentang arti perjuangan dari rasa sakit. Mungkin bahasa gue sulit dipahami kalian…karena gue belum fasih banget belajarnya. Kan baru kemaren gue jadi muridnya Mario Teduh *garuk2kepala.
Oke thanks yang udah mau baca see you :*